Ridwan Kamil Kunjungi Lima Wilayah di Kabupaten Bekasi, Pantau Langsung Perkembangan Desa Mandiri

Ridwan Kamil Kunjungi Lima Wilayah di Kabupaten Bekasi, Pantau Langsung Perkembangan Desa Mandiri

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta istri, ditemani Pj BUpati Bekasi Dani Ramdan, meninjau 5 desa di Kabupaten Bekasi-Istimewa-

BEKASI, FIN.CO.ID -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama sang istri Atalia Praratya, pada Senin 15 Agustus 2022, mengunjungi wilayah Kabupaten Bekasi.

Kunjungan ke Kabupaten Bekasi dengan tema Gebyar Desa tersebut,  ia lakukan dengan menggunakan sepeda motor.

(BACA JUGA:Luar Biasa! Raup Rp15 Miliar di Hari Ke 5 Penayangan, Pengabdi Setan 2 Puncaki Box Office Malaysia)

(BACA JUGA:Pengakuan Ketua RT Ikut Pemeriksaan Rumah Ferdy Sambo di Magelang Bareng Timsus Polri)

Ridwan Kamil dan istri berkunjung ke lima desa di Kabupaten Bekasi, didampingi Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan.

Ridwan Kamil yang biasa disapa Kang Emil mengunjungi lima desa di Bekasi yaitu Desa Telajung, dan Desa Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat, Desa Lumbang Buaya, Desa Cibening, dan Desa Kertarahayu.

"Kunjungan saya di lima desa, antusias warga alhamdulilah sangat besar, menandakan mereka berinteraksi dengan Gubernurnya," ungkap Ridwan Kamil di Kabupaten Bekasi, Senin 15 Agustus 2022.

Menurutnya, kunjungan ke lima wilayah bertujuan melakukan pemantauan terhadap perkembangan desa di Kabupaten Bekasi. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tengah mendorong untuk pengembangan desa mandiri.

(BACA JUGA:Dua Remaja Korban Tawuran Tergeletak di Pinggir Jalan Kota Bekasi, Satu Orang Tewas)

(BACA JUGA:Segera Hadir, Event Modifikasi Otomotif Terbesar Di Kota Bekasi 'Patriot Autofest 3' )

Ridwan Kamil ingin melakukan pemantauan secara langsung di lapangan, sehingga memastikan tidak ada lagi desa yang tertinggal di wilayah Provinsi Jawa Barat.

"Alhamdulilah Jawa Barat hari ini dari awal ada sekitar 929 desa tertinggal tahun 2018, sekarang sudah nol, tidak ada lagi desa tertinggal. Begitu juga desa mandiri, dari 37 desa. Sekarang desa mandiri sudah 1.031, melompat 1000 desa dalam tiga tahun," jelasnya.

Ridwan Kamil menjelaskan, hal ini merupakan bagian dari membangkitkan semangat Ekonomi desa di wilayahnya. Ia meyakini masa depan desa ada di penguasaan digitalisasi.

"Kalau itu dikuasai, tinggal di desa, rezeki kota, bisnis pun mendunia," ucapnya.

Sumber: