Namun di samping kompetisi, ia menegaskan bahwa demokrasi yang berkualitas, yang tidak memecah belah adalah yang harus ditunjukkan kepada masyarakat, bukan demokrasi yang saling menjelekkan dan memfitnah.
Jokowi juga mengajak agar dapat membangun demokrasi yang menghasilkan solusi terhadap masalah-masalah bangsa, yang menghasilkan strategi untuk kemajuan bangsa.
"Kalau yang terjadi pertarungan perasaan, repot semua kita. Tidak usah saya teruskan karena nanti ke mana-mana," kata Jokowi.
Presiden juga mengingatkan bahwa calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) yang memenangkan kontestasi Pemilu 2024 tidak boleh sombong atau jumawa.
Begitu juga dengan capres-cawapres yang kalah Pemilu tidak boleh murka. "Ini adalah pertandingan antaranggota keluarga sendiri, antarsesama anak bangsa yang sama-sama ingin membangun negara kita Indonesia," kata Presiden.

Pak Brengos Sindir Jokowi dengan Pitutur Jawa Melik Nggendhong Lali.-fin - SC - 2045 TV-Youtube
BACA JUGA:
- Meski Ditinggal, Hasto Tegaskan PDI Perjuangan Tetap di Kabinet Jokowi Sampai Akhir Masa Jabatan
- Prabowo Subianto dan Tim Jokowi Susun Masterplan Kebangkitan Indonesia