Pangeran MbS Bawa Arab Saudi ke Arah Sekuler, Ini Faktanya...

Pangeran MbS--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir tengah berada dalam jalur reformasi menuju negara yang lebih terbuka, Khususnya sejak Pangeran Mohammed bin Salman (MbS) diangkat sebagai Putra Mahkota pada 2017 lalu.

Bersamaan dengan itu, MbS selaku pemimpin de facto Saudi telah membuat pelonggaran sejumlah aturan konservatif Islam yang diterapkan negara kerajaan itu selama puluhan tahun.

Dalam beberapa kebijakan yang dirombak MbS, dinilai menguntungkan kaum perempuan Saudi yang selama ini sangat dibatasi ruang geraknya.

Berikut Fakta-fakta Kebijakan yang Dilonggarkan MbS di Arab Saudi:

1. Wanita Diperbolehkan Mengemudi

Di bawah kepemimpinan MbS, sejak akhir 2017, wanita di Arab Saudi sudah diperbolehkan menyetir sendiri dan membuat SIM.

2. Perempuan Diperkenankan Hidup Sendiri

Arab Saudi juga memperkenankan perempuan bepergian dan hidup sendiri tanpa wali. Kebijakan yang sebelumnya diatur dalam pasal 169 ini kini dihapus dari Hukum Acara Arab Saudi.

Dalam undang-undang yang telah direvisi, disebutkan bahwa wali dari perempuan hanya bisa melaporkan apabila mereka mendapati perempuan tersebut melakukan kejahatan.

Selain itu, bagi wanita yang telah dibebaskan dari penjara, tidak akan lagi diserahkan kepada walinya. Terlebih, Arab Saudi juga mengizinkan perempuan melakukan perjalanan tanpa pendamping laki-laki.

Dalam aturan tersebut tercantum bahwa wanita dengan usia di atas 21 tahun diizinkan mengajukan paspor dan bepergian dengan bebas.

3. Perempuan Boleh Masuk Militer

Pemerintah Saudi juga memperbolehkan perempuan mendaftar ke Angkatan Bersenjata. Mereka yang telah berusia 21 hingga 40 tahun diperkenankan untuk mendaftar militer. Aturan ini telah disahkan Arab Saudi sejak Februari 2021 lalu. 

4. Perempuan Boleh Mengganti Nama tanpa Izin Wali

Topik:

BERITA TERKAIT

//