Anak Tidak Aktif seperti Biasanya, Ini yang Salah dengan Buah Hati Anda

Anak Tidak Aktif seperti Biasanya, Ini yang Salah dengan Buah Hati Anda

Anak Tidak Aktif seperti Biasanya, Image oleh miltonhuallpa95 dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Anak tidak aktif seperti biasanya bisa menandakan ada yang salah dengan buah hati Anda.

Menurut ahli, anak tidak aktif seperti biasanya menandakan masalah pada sistem kekebalan tubuhnya.

Menurut Medical Departement Kalbe, dr. Josephine Herwita Atepela, anak tidak aktif seperti biasanya bisa jadi memilki masalah pada sistem imun.

"Ini karena pada anak-anak terutama balita harus selalu aktif kecuali saat tidur. Maksimal satu jam saja dia tidak aktif, sisanya dia harus terus beraktivitas,” kata dr. Josephine dalam sebuah keterangan.

dr. Josephine mengatakan, anak-anak yang bermasalah dengan imunitasnya ini, akan terpapar dengan berbagai patogen, seperti virus, bakteri, jamur dan lainnya.

Sistem imun sendiri berpengaruh pada tumbuh kembang anak hingga kecerdasan atau IQ anak. Sebab, ketika sistem imun anak lemah anak menjadi mudah sakit, lalu akan terjadi malnutrisi atau gangguan nutrisi.

Karenanya, orang tua diharapkan bisa menyadari ketika anak tidak aktif seperti biasanya.

Malnutrisi tidak selalu identik dengan anak kurus, melainkan juga pada anak kegemukan atau obesitas. Dalam hal ini, anak yang kurus, terlalu kurus, atau terlalu gemuk, mempengaruhi kesehatan serta tumbuh kembang dan kecerdasan.

Dia mengatakan, anak harus mengonsumsi nutrisi dengan gizi seimbang. Di sisi lain, orangtua perlu menjaga pencernaan anak, karena ini merupakan tempat untuk memproduksi sel-sel imun.

Pencernaan yang tidak sehat membuat makanan maupun vitamin yang dikonsumsi anak menjadi tidak bisa terserap oleh tubuh atau terbuang.

“Gangguan pencernaan yang sering terjadi pada anak ialah sembelit dan diare. Namun kadang-kadang, pada anak yang lebih kecil bisa terjadi nyeri perut fungsional atau nyeri yang tidak diketahui sebabnya”.

“Atau bisa juga terjadi GERD, asam lambungnya terlalu tinggi sehingga bisa naik ke kerongkongan,” papar Josephine.

Terkait imunitas anak terganggu, ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya kondisi ibu saat hamil.

Saat seorang wanita mengandung, imunitas diturunkan ke anaknya, sehingga ibu hamil dan menyusui penting untuk meningkatkan kesehatan pencernaan agar probiotik atau bakteri baik di tubuhnya cukup.

Selain itu, imunitas dari sisi alergi juga dapat diturunkan dari orangtua.

Oleh karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan probiotik sejak dini, bahkan sejak anak dalam kandungan.

Jadi sekali lagi, orang tua harus waspada ketika anak tidak aktif seperti biasanya.

“Probiotik bisa didapatkan dari makanan atau minuman, seperti tempe, kimchi, yoghurt," kata Product Manager Pediatric Kalbe, apt. Brigita Puspita., S. Farm.

Dia menambahkan, bagi anak yang kadang sulit makan, dapat diberikan suplementasi probiotik yakni bakteri baik yang hidup sampai di usus, sehingga efektif memberikan manfaat untuk pencernaannya.

Demikan apa yang harus dilakukan orang tua ketika anak tidak aktif seperti biasanya.

Sumber: