Punya Mata Silinder tapi Ogah Pakai Kacamata? Ini Efeknya

Punya Mata Silinder tapi Ogah Pakai Kacamata? Ini Efeknya

Mata Silinder, Image oleh Hatice EROL dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Anda mungkin sering mendengar bahwa pada mereka yang memiliki kondisi mata silinder, sangat dianjurkan untuk menggunakan kacamata silinder.

Pertanyaannya, mengapa penderita mata silinder sangat dianjurkan menggunakan kacamata silinder, dan apa efeknya jika punya mata silinder tapi tidak pakai kacamata?

Sebelum ke situ, pertama-tama Anda harus mengerti dulu tentang apa itu mata silinder.

“Mata silinder atau astigmatisme merupakan gangguan penglihatan, di mana adanya kelainan pada kelengkungan kornea atau lensa mata,” kata dr. Arrum Putri Amalia seperti dikutip FIN dari Alodokter.

“(Mata silinder) dapat menyebabkan pandangan kabur atau menyimpang,” sambung dia.

Dan untuk memperjelas pengelihatan yang disebabkan oleh mata silinder, penggunaan kacamata silinder teramat penting dalam kasus ini.

“Jika tidak menggunakan kacamata, maka berisiko mengalami sakit kepala karena mata lelah akibat penglihatan yang kurang jelas dan juga berisiko terjadinya komplikasi mata malas,” ungkapnya.

Anda salah satunya yang punya mata silinder tapi enggan untuk pakai kacamata? Anda mungkin ingin pikir-pikir lagi setelah ini.

Mencegah Mata Silinder pada Anak

Mata silinder dan minus adalah beberapa yang umum ditemukan pada anak-anak usia sekolah.

Akibatnya penggunaan kacamata sebagai alat bantu menjadi sulit untuk dihindarikan.

Penyebab kerusakan pada mata anak selain karena buruknya gizi, juga dipengaruhi oleh gaya hidup anak-anak jaman sekarang.

Malas makan sayur dan sulit terlepas dari gadget menyebabkan masalah tersendiri pada anak-anak dengan kriteria di atas.

Tidak ingin hal ini juga menimpa anak-anak di rumah, dan jika memang belum, ada beberapa tips untuk orang tua guna mencegah terjadinya kerusakan pada mata anak di usia dini.

Berikut anjuran ahli untuk mencegah kerusakan mata pada anak di usia dini seperti dikutip FIN dari Halodoc:

1.    Rutin mengkonsumsi makanan kaya gizi
2.    Rutin minum air putih
3.    Punya jam yang sehat
4.    Batasi durasi mereka mengakses perangkat elektronik
5.    Ajarkan anak untuk tidak mengucek mata


Sumber: