Rizal Afif Ngaku Mantan Napiter, Refly Harun: Saya Tidak Kenal Dia, yang Bawa Ustadz Dewa Putu Adhi

Rizal Afif Ngaku Mantan Napiter, Refly Harun: Saya Tidak Kenal Dia, yang Bawa Ustadz Dewa Putu Adhi

Rizal Afif, tersangka penculikan anak yang mengaku sebagai mantan napiter di Podcast Refly Harun-Refly Harun-Youtube

JAKARTA, FIN.CO.ID - Podcast Refly Harun yang mengundang Rizal Afif mendadak heboh.

Ini setelah Rizal Afif diketahui berbohong dengan mengaku sebagai mantan napi teroris (napiter). Kabarnya, Rizal Afif dibayar Rp 7 juta untuk wawancara di podcast tersebut.

(BACA JUGA:Predator Seks Anak Rizal Afif Dibayar Rp 7 Juta untuk Bohong Ngaku Mantan Napiter di Podcast Refly Harun? )

Padahal, dari catatan polisi dan pihak lapas, Rizal Afif bukan mantan napiter. Pada 12 Mei lalu, Rizal Afif ditangkap polisi karena kasus penculikan 12 anak dan pencabulan. 

Pakar hukum tata negara Refly Harun mengaku tidak mengenal Rizal Afif. Dia mengungkapkan alasannya mengundang Rizal Afif yang kini ditahan di Polres Bogor dalam podcastnya. 

Refly mengaku dirinya dikenalkan dengan Rizal Afif oleh Dewa Putu Adhi, mantan gitaris band di Bali. 

"Saya tidak kenal siapa Rizal Afif. Beberapa waktu yang lalu,ustad Dewa Putu Adhi datang ke rumah saya malam hari membawa dan memperkenalkan Rizal Afif," ujar Refly, Senin (16/5/2022).

(BACA JUGA:Budiman Sudjatmiko Sindir Kepakaran Refly Harun: Sejak di UGM Dia Gak Pinter Banget...)

Setelah mengetahui Rizal Afif mantan napi teroris dalam kasus Bom Sarinah pada 2016, dirinya tertarik mewawancarainya. Dalam wawancara tersebut, lanjut Refly, tidak ada teks atau daftar pertanyaan.

"Karena disiarkan secara langsung (live). Ini bukti bahwa wawancara dengan Rizal Afif bukan settingan. Dewa mengatakan Rizal baru saja bebas dari lapas Gunung Sindur dan merupakan napi teroris Sarinah. Tentu saja saya tertarik untuk mewawancarainya. Maka terjadilah wawancara bahkan secara live streaming tanpa contekan pertanyaan," terang Refly.

Wawancara  podcast Rizal Afifi di akun YouTube Refly pada 9 Februari 2022 tersebut telah ditakedown. 

Menurut Refly pernyataan Rizal mendapat bantahan dari banyak pihak. Karena itu, dia merasa tidak layak wawancara itu terus ditayangkan. 

(BACA JUGA:Ali Ngabalin Kembali 'Semprot' Refly Harun: Hatimu Penuh Fitnah dan Kebencian! )

"Kalau ikuti naluri pemasaran harusnya saya biarkan, pasti lebih banyak lagi yang nonton. Tetapi kan itu tidak bertanggung jawab. Karena menyebarkan info yang belakangan dibantah pihak-pihak lain," pungkas Refly.

Sumber: