Detik-detik Akhir Sebelum Brigadir J Dibunuh, Bersimpuh Memohon Ampun ke Sambo,Tapi Tetap di Dor

Detik-detik Akhir Sebelum Brigadir J Dibunuh, Bersimpuh Memohon Ampun ke Sambo,Tapi Tetap di Dor

Irjen Pol Ferdy Sambo [email protected]

JAKARTA, FIN.CO.ID -- Fakta mengejutkan terungkap dari hasil gelar perkara di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo terkait pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Alih-alih Brigadir J berada di kamar Putri Candrawathi seperti yang dituduhkan Ferdy Sambo, Brigadir J ternyata sedang berada di pekarangan rumah, sesaat sebelum Ferdy Sambo memanggilnya. 

(BACA JUGA:HUT Ke-77 RI, 168.916 Napi Dapat Remisi, 2,752 Langsung Bebas)

(BACA JUGA:Bupati Zaki Pimpin Upacara HUT RI ke 77 di Kabupaten Tangerang )

Hal itu diungkapkan oleh Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, yang juga merupakan anggota Tim Khusus (Timsus) bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengungkap tabir kematian Brigadir J. 

"Brigadir J berada di pekarangan rumah dinas Duren Tiga sebelum dieksekusi," ujar Komjen Agus, dikutip Rabu 17 Agustus 2022. 

"Brigadir J masuk kedalam rumah atas perintah dari FS (Ferdy Sambo)," sambungnya.

Hal ini sekaligus menguatkan bahwa Brigadir J tidak pernah masuk ke dalam kamar Putri Candrawathi. 

(BACA JUGA:Cerita Kamaruddin Soal Kejadian di Magelang: Bapak dan Ibu Bertengkar Lalu Bapak Pulang Duluan, Selanjutnya...)

(BACA JUGA:Diungkap Kamaruddin Simanjuntak, Ternyata Ini Motif Irjen Ferdy Sambo Diduga Bunuh Brigadir J)

Sementara itu, mantan pengacara Bharada E, Muhammad Burhanuddin mengatakan, ketika tiba di rumah dinas, Brigadir J memilih santai-santai di teras rumah. 

"Saat itu Ferdy Sambo masuk ke dalam rumah dan memerintahkan Bripka RR untuk memanggil korban," penuturan Burhanuddin. 

Ketika masuk ke dalam rumah, Ferdy Sambo langsung meminta Brigadir J untuk jongkok, seperti saat pelatihan militer. 

Sebelum dieksekusi, rambut Brigadir J sempat dipegang, lalu Bharada E diperintahkan untuk menembak Brigadir J. 

Sumber: