Setahun Rumah Singgah Pemprov Banten, Layani 146 Pasien Rujukan dan 800 Layanan Kesehatan

fin.co.id - 16/06/2026, 19:32 WIB

Setahun Rumah Singgah Pemprov Banten, Layani 146 Pasien Rujukan dan 800 Layanan Kesehatan

fin.co.id – Rumah Singgah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang diperuntukkan bagi warga yang menjalani pengobatan rujukan di Jakarta telah beroperasi selama satu tahun. Selama periode tersebut, fasilitas yang berada di Jakarta Selatan itu telah dimanfaatkan oleh ratusan masyarakat Banten.

Rumah singgah yang berlokasi di Jalan Tebet Timur Raya No. 51, Jakarta Selatan, merupakan fasilitas yang disediakan secara gratis oleh Pemprov Banten. Keberadaannya bertujuan membantu warga yang harus menjalani pengobatan lanjutan di berbagai rumah sakit rujukan di ibu kota.

Berdasarkan data yang dipublikasikan Kominfo Banten, rumah singgah tersebut telah memfasilitasi 146 pasien rujukan sepanjang satu tahun terakhir. Jumlah yang sama juga tercatat untuk pendamping pasien yang ikut mendapatkan layanan selama masa pengobatan.

Selain menyediakan tempat tinggal sementara, rumah singgah itu juga mencatat sekitar 800 layanan pasien dalam kurun waktu satu tahun.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi berbagai kendala yang kerap dihadapi pasien rujukan dari daerah, mulai dari biaya transportasi, kebutuhan tempat tinggal sementara, konsumsi harian, hingga pendampingan selama menjalani pengobatan.

Untuk menunjang layanan, Pemprov Banten menyediakan dukungan transportasi berupa satu unit ambulans dan dua mobil operasional. Kendaraan tersebut digunakan untuk layanan antar-jemput pasien menuju rumah sakit.

Rumah singgah itu memiliki total 36 tempat tidur yang terdiri atas 18 tempat tidur bagi pasien dan 18 tempat tidur untuk pendamping. Seluruh fasilitas dapat digunakan tanpa biaya oleh warga Banten yang sedang menjalani pengobatan di Jakarta.

Sejumlah warga yang pernah memanfaatkan layanan tersebut mengaku terbantu dengan keberadaan rumah singgah. Haris Sudlianto (57), warga Kabupaten Serang, mengatakan fasilitas yang tersedia sangat meringankan beban pasien dan keluarga.

"Di sini ada tempat tinggal, makan, dan antar jemput ke rumah sakit. Sangat membantu," ujarnya.

Hal senada disampaikan Jabidi (61), warga Kabupaten Tangerang. Menurutnya, keberadaan rumah singgah membuat proses pengobatan menjadi lebih ringan karena kebutuhan tempat tinggal dan konsumsi telah tersedia.

"Sekarang jauh lebih ringan. Ada tempat tinggal, makan juga disediakan," katanya.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa rumah singgah tersebut hadir untuk membantu masyarakat yang harus menjalani pengobatan di Jakarta.

"Rumah singgah ini hadir untuk meringankan beban masyarakat Banten yang menjalani pengobatan di Jakarta," ujar Andra Soni. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca