Sementara Siman Bahar sendiri diketahui berdomisili di kawasan jalan Kapten Tendean, Pontianak.
Sri Mulyani menyebut Siman Bahar memiliki saham di PT BSI yang transaksinya menurut PPATK sebesar Rp11,77 triliun.
Namun, dalam laporan SPT menunjukkan nilai yang lebih sedikit selama kurun waktu 2017-2019. Yaitu Rp11,56 triliun.
BACA JUGA:
- Direktur PT Karya Utama Putra Mandiri Dicecar Kejagung Soal Korupsi Komoditi Emas
- Amri Ngadiman Founder dan CEO IndoGold Dicecar Kejagung Soal Korupsi Komoditi Emas
Hal serupa juga terjadi pada perusahaan Siman Bahar lainnya. Yaitu PT IKS selama periode 2018-2019. PPATK mengungkap ada transaksi Rp4,8 triliun. Sementara SPT perusahaan dilaporkan Rp3,5 triliun.
Menurut Sri Mulyani jenis transaksi yang dilakukan Siman Bahar terkait money changers. "Anda bisa bayangkan money changers cash in, cash out orang,” papar Sri Mulyani.
Modus Kejahatan yang Dilakukan Siman Bahar
Ketua Pengarah Satgas Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Mahfud MD menyebut pengusaha SB diduga terkait transaksi mencurigakan Rp 189 triliun impor emas 3.5 ton. SB yang dimaksud adalah Siman Bahar alias Bong Kin Phin, bos PT Loco Montrado (LM).
Menurut Mahfud MD, kasus ini melibatkan tiga entitas yang terafiliasi dengan PT Loco Montrado milik Siman Bahar. Modusnya, Siman Bahar bekerjasama dengan perusahaan di luar negeri yang diduga berada di Singapura.
"Ditemukan fakta pemalsuan data kepabeanan. Dimana hilangnya pungutan PPH sesuai pasal 22 atas emas batangan eks impor seberat 3,5 ton," ujar Mahfud yang juga Menko Polhukam ini di Jakarta, Rabu, 1 November 2023.
Perkara itu, saat ini sudah naik ke tingkat penyidikan dan diusut oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
BACA JUGA:
- Buru Tersangka Korupsi Komoditi Emas, Penyidik Kejaksaan Agung Cecar Lagi Pejabat Pejabat Antam
- Penyidik Kejagung Cecar 3 Orang Ini Terkait Korupsi Komoditi Emas yang Rugikan Negara Rp47 Triliun

Menko Polhukam Mahfud MD.-kemenkopolhukam.go.id-