BACA JUGA:
- Ngeri... Ungkap Pusaran Korupsi Komoditi Emas, Sejumlah Pejabat PT Antam Diperiksa Kejagung
- Direktur Keuangan PT Antam Elisabeth RT Siahaan Kembali Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi Komoditi Emas
"Figurnya inisial SB. Dalam data PPATK disebutkan omzetnya mencapai Rp 8,247 triliun. Data dari SPT pajak adalah Rp9,68 triliun, lebih besar di pajak daripada yang diberikan oleh PPATK,” kata Sri Mulyani pada Maret 2023 lalu.
Terkait kasus impor emas, nama Siman Bahar juga disebut-sebut. Melalui perusahaannya PT Loco Montrado yang beralamat di Penjaringan, Jakarta Utara, Siman Bahar diduga terlibat kasus impor emas melalui Kantor Pelayanan Utama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 2021.
Dia juga disinyalir terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengolahan anoda logam menjadi emas murni PT Aneka Tambang (Antam) Tbk.
Nama Siman Bahar ini muncul dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPR RI dengfan Jaksa Agung dan jajarannya.
Dalam rapat tersebut, anggota Komisi III Arteria Dahlan, mengungkap adanya praktik penggelapan, manipulasi pemalsuan informasi dengan mempergunakan Harmonized System (HS) Code yang tidak sesuai oleh Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta berinisial FM.
BACA JUGA:
- Dirut PT Indah Golden Signature IGS Dicecar Penyidik Kejagung Terkait Kasus Korupsi Komoditi Emas
- Dirut PT Hartadinata Abadi Sandra Sunanto Dicecar Penyidik Kejagung Terkait Korupsi Komoditi Emas
Akibatnya, produk emas impor senilai Rp47,1 triliun tidak dikenai bea impor dan pajak penghasilan impor. Alhasil, negara mengalami kerugian mencapai Rp2,9 triliun.
Batangan emas yang sudah bermerek dan bernomor seri disebutkan hanya bongkahan emas. Ada 10 perusahaan importir emas yang diduga terlibat impor emas dari Singapura ini.
- PT Untung Bersama Sejahtera (UBS)
- PT Bhumi Satu Inti (BSI)
- PT Karya Utama Putra Mandiri (KUPM)
- PT Indo Karya Sukses (IKS)
- PT Viola Davina (VD)
- PT Royal Rafles Capital (RRC)
- PT Lotus Lingga Pratama (LLP)
- PT Jardin Traco Utama (JTU)
- PT Suka Jadi Logam (SJL)
- PT Indah Golden Signature (IGS)
Nah, PT BSI yang berdomisili di Jalan Gajah Mada, Pontianak, Kalimantan Barat diketahui milik Siman Bahar.
Sayangnya, pada alamat itu tidak ditemukan adanya papan nama PT Bhumi Satu Inti. Yang ada hanya perusahaan money changer.
PT Bhumi Satu Inti (BSI) diduga perusahaan bodong. Sebab, sebagai perusahaan besar tidak memiliki website dan alamat yang jelas.