Menurut Zain, kronologis kejadian bermula saat pelaku pembacokan berinisial RS (19) berasal dari SMKN 53 Jakarta Barat bersama 10 pelajar lainnya, konvoi menggunakan sepeda motor.
Di saat yang sama mereka berpapasan dengan pelajar SMK PGRI 24 "KAMPUT" yang berjumlah 8 orang.
"Salah satu dari pelajar meledek kepada pelajar SMKN 53, KAMPUT ni KAMPUT ni, kemudian di kejar oleh pelajar SMKN 53 hingga ke arah Rawa Bamban Kelurahan Jurumudi baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang," jelasnya.
(BACA JUGA:Terungkap! Brigadir J Berada di Luar Rumah, Sesaat Sebelum Dibunuh Ferdy Sambo)
(BACA JUGA:Penyidik Diduga Pengaruhi Bharada E Cabut Kuasa ke Pengacara, IPW: Ini Tidak Main-main, Saya Persoalkan!)
Bukannya bertemu dengan pelajar yang dicari, mereka malah bertemu dengan pelajar lain di TKP.
Alhasil korban yang tengah berboncengan bersama temannya di kejar oleh para pelaku.
"Selanjutnya pelaku membacok korban satu kali ke arah bagian punggung belakang sebelah kanan dengan menggunakan celurit Madura sehingga korban mengalami luka," ungkap Zain.
Atas peristiwa tersebut, tim opsnal unit V Resmob Sat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota bersama Polsek Benda mendatangi lokasi dan melakukan pengejaran terhadap pelaku tawuran tersebut.
(BACA JUGA:Pesan Menohok Mantan Atasan Sambo: Kalau Naik Pijakan Kaki Harus Kuat, Jangan Mengandalkan Tarikan Dari Atas)
(BACA JUGA:Empat Perwira di Polda Metro Jaya Ditahan Terkait Kasus Sambo, Said Didu Beri Pertanyaan Mengejutkan )
Berdasarkan informasi, petugas mendapati para pelajar dari berbagai sekolah berkumpul di wilayah benda.