fin.co.id - Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) mengambil langkah besar untuk membangkitkan prestasi tim nasional mereka. Jerman resmi tunjuk Juergen Klopp jadi pelatih timnas menyusul kursi kosong pasca pemecatan Julian Nagelsmann. Langkah tegas ini memungkasi kepemimpinan Nagelsmann yang dinilai gagal membawa Kai Havertz dan kawan-kawan di Piala Dunia 2026.
Pihak federasi membagikan pengumuman penting ini secara terbuka melalui kanal media sosial mereka. “Selamat datang Juergen! Juergen Klopp secara resmi menjadi pelatih tim nasional Jerman,” tulis DFB dalam laman Instagram, Jumat, 24 Juli 2026.
Langkah ini menjadi bentuk transformasi menyeluruh dari DFB setelah Jerman menelan hasil mengecewakan di panggung internasional. Pada gelaran Piala Dunia 2026, perjalanan Die Mannschaft harus terhenti lebih awal saat melakoni babak 32 besar.
Susunan Staf Kepelatihan dan Durasi Kontrak Klopp
Untuk memperkuat kedalaman taktik dan manajemen tim, Klopp memboyong jajaran staf kepercayaan yang sudah tidak asing baginya. Mantan asistennya selama melatih Liverpool, Pepijn Lijnders, ikut bergabung mengisi jajaran staf kepelatihan.
Selain itu, mantan anak asuhnya semasa menangani Borussia Dortmund, Sven Bender, turut memperkuat jajaran staf. Klopp juga menunjuk Peter Krawietz untuk bertugas sebagai asisten pelatih.
Sebelum menerima tawaran dari DFB, Klopp sempat mengundurkan diri dari kursi pelatih kepala Liverpool pada tahun 2024. Setelah itu, ia mengemban tugas sebagai Direktur Olahraga Red Bull selama dua musim.
Kini, media-media lokal Jerman melaporkan bahwa sang juru taktik menandatangani kontrak berdurasi empat tahun hingga Piala Dunia 2030 mendatang. Masa bakti ini mencakup agenda besar terdekat, yakni memimpin tim dalam ajang Piala Eropa 2028 yang berlangsung di lima negara: Inggris, Irlandia Utara, Republik Irlandia, Skotlandia, dan Wales.
Presiden DFB Bernd Neuendorf menegaskan bahwa seluruh internal federasi sepakat menunjuk mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut sebagai sosok tunggal yang paling tepat. DFB memproyeksikan sosoknya mampu mengembalikan posisi Jerman ke puncak dunia, mengulangi kejayaan 12 tahun lalu saat menjuarai Piala Dunia di Brasil.
"Kami telah melakukan pembicaraan yang sangat intensif dalam beberapa minggu terakhir. Dia adalah pilihan utama kami sejak awal; kami semua di dalam asosiasi sepakat mengenai hal itu. Kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk merekrut Jürgen Klopp. Dia adalah solusi terbaik," ucap Neuendorf.
Filosofi Bermain: Percaya Pada Identitas Sendiri dan Persiapan Laga Debut
Menanggapi tugas barunya, Klopp menegaskan bahwa Jerman memiliki kapasitas untuk menumbangkan tim mana pun, termasuk raksasa dunia seperti Spanyol, Argentina, maupun Prancis. Kuncinya terletak pada keberanian skuad untuk fokus memunculkan karakter serta identitas permainan mereka sendiri tanpa perlu sibuk membandingkan diri dengan negara lain.
Baca Juga
"Saat kita di Jerman bertanya, 'Apakah kita sehebat Prancis?' jawabannya adalah tidak; itu tidak benar. Pertanyaan yang seharusnya muncul adalah, 'Apakah kita memiliki pemain seperti Dembélé, Mbappé, Doué, atau Barcola?' Jawabannya pun tidak. Namun, kita tetap bisa mengalahkan mereka," kata Klopp, dikutip dari akun X resmi media Jerman iMiaSanMia, Jumat.
"Tidaklah penting untuk terus membandingkan diri dengan Prancis, Spanyol, atau Argentina. Hal terpenting adalah melihat diri sendiri dan cara kita bermain sepak bola," tambah dia.
Ujian perdana bagi pelatih anyar ini akan tersaji dua bulan lagi, tepatnya pada 25 September saat Jerman bersua Belanda pada laga pertama musim baru Nations League.