fin.co.id - Klip video yang memperlihatkan Lionel Messi bersama para pemain Argentina keluar dari ruang ganti menjelang laga final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Penyebabnya adalah potongan ucapan sang kapten yang dianggap sebagian warganet sebagai isyarat adanya masalah di dalam skuad Albiceleste.
Dalam video yang diunggah ESPN, Messi terlihat memberikan pesan singkat kepada rekan-rekannya beberapa saat sebelum memasuki lapangan untuk menghadapi Spanyol pada partai puncak Piala Dunia 2026.
"Ayo, kawan-kawan, tetap tenang. Yang terpenting adalah kalian tetap tenang," kata Messi.
Sesaat kemudian, penyerang berusia 39 tahun itu melanjutkan pesannya.
"Mari kita lupakan semuanya. Mari kita bermain saja. Mari kita fokus pada pertandingan, kawan-kawan."
Potongan video tersebut langsung memicu berbagai spekulasi. Sebagian pengguna media sosial menduga ucapan Messi mengindikasikan adanya ketegangan atau konflik internal di ruang ganti Argentina sebelum laga yang akhirnya dimenangkan Spanyol 1-0 melalui babak perpanjangan waktu. Bahkan ada yang menyebut ada konspirasi besar yang mana Argentina harus mengalah atas Spanyol.
Namun, anggapan tersebut dibantah oleh Carlos Mac Allister, ayah gelandang Argentina Alexis Mac Allister.
Dalam wawancara radio yang dikutip surat kabar La Nacion, Carlos menegaskan bahwa pembicaraan Messi sama sekali tidak berkaitan dengan persoalan internal tim. Menurutnya, pesan sang kapten murni berisi arahan taktis sebelum pertandingan dimulai.
Carlos mengaku sempat ikut penasaran setelah menyaksikan video yang beredar luas tersebut.
Baca Juga
"Saya mengirim pesan kepada Alexis menanyakan: apa yang terjadi di ruang ganti? Apakah sesuatu terjadi? Jika saya saja mulai bertanya-tanya, bayangkan apa yang dipikirkan orang lain," katanya.
Setelah mendapat penjelasan dari putranya, Carlos memastikan tidak ada konflik maupun perselisihan di dalam skuad Argentina.
Ia menjelaskan bahwa Messi hanya mengingatkan rekan-rekannya mengenai cara bermain menghadapi Spanyol, termasuk soal pentingnya menjaga ketenangan, mengalirkan bola dengan umpan pendek, melakukan pergerakan tanpa bola, bertukar posisi, serta menghindari bola panjang dan kehilangan penguasaan bola.
Menurut Carlos, potongan video yang beredar tanpa konteks membuat banyak orang menarik kesimpulan yang keliru. Padahal, ucapan Messi merupakan bagian dari instruksi teknis terakhir sebelum para pemain memasuki lapangan.
Carlos juga menepis anggapan bahwa kekalahan Argentina di final dipengaruhi persoalan internal. Ia menilai seluruh pemain telah mengerahkan kemampuan terbaiknya, tetapi Spanyol memang tampil lebih baik pada pertandingan tersebut. *