fin.co.id - Perhelatan Piala Dunia 2026 telah berakhir dan meninggalkan banyak cerita bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia. Ada fans yang merayakan kemenangan tim kesayangan, ada pula yang harus menerima kenyataan pahit setelah negaranya tersingkir.
Namun, di balik drama pertandingan, gol-gol spektakuler, dan pesta sepak bola terbesar dunia tersebut, ada satu pihak yang juga mencatat kemenangan besar, yakni FIFA.
Badan sepak bola dunia tersebut dilaporkan berhasil meraup pendapatan fantastis dari penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Jumlahnya bahkan disebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Berdasarkan laporan yang dikutip dari The Guardian, FIFA mencatat pendapatan hingga 15 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp268 triliun dari Piala Dunia 2026.
Angka tersebut jauh melampaui target awal FIFA yang sebelumnya memperkirakan pendapatan sekitar 11 miliar dolar AS atau kurang lebih Rp196 triliun.
Kabar mengenai pendapatan fantastis tersebut disampaikan Presiden FIFA Gianni Infantino kepada asosiasi-asosiasi anggota FIFA pada 18 Juli 2026.
Pendapatan Piala Dunia 2026 Lampaui Ekspektasi FIFA
Besarnya pendapatan yang diraih FIFA menunjukkan bahwa Piala Dunia bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sebuah industri global dengan nilai ekonomi yang sangat besar.
Piala Dunia 2026 memiliki skala yang lebih besar dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. Turnamen tersebut diselenggarakan dengan format dan cakupan yang melibatkan lebih banyak pertandingan, pasar, penonton, serta mitra komersial.
Besarnya pasar sepak bola global membuat Piala Dunia menjadi salah satu sumber pendapatan paling penting bagi FIFA.
Baca Juga
Pendapatan yang mencapai 15 miliar dolar AS tersebut juga dinilai semakin memperkuat posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA.
Infantino sendiri disebut berpotensi kembali mencalonkan diri untuk periode kepemimpinan berikutnya. Dengan pencapaian finansial yang sangat besar dari Piala Dunia 2026, posisi politiknya di dalam organisasi sepak bola dunia tersebut semakin kuat.
Bahkan, Infantino telah mendapatkan dukungan dari sekitar 200 asosiasi sepak bola anggota FIFA.