Rekonstruksi Tabrak Lari Anaknya Batal Dilaksanakan, Anggota DPRD Kota Bekasi Minta Proses Hukum Tetap Jalan

Rekonstruksi Tabrak Lari Anaknya Batal Dilaksanakan, Anggota DPRD Kota Bekasi Minta Proses Hukum Tetap Jalan

TKP tabrak lari anak Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi di Kota Harapan Indah Bekasi--

BEKASI, FIN.CO.ID -- Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim merasa kecewa, meski terduga pelaku tabrak lari anaknya telah teridentifikasi.

Hal itu dikarenakan, rencana rekonstruksi tabrak lari yang rencananya akan dilaksanakan di lokasi, resmi dibatalkan Polres Metro Bekasi Kota.

BACA JUGA:Pelaku Tabrak Lari Anaknya di Harapan Indah Tidak Ditahan, Begini Respons Anggota DPRD Kota Bekasi

BACA JUGA:Polres Metro Bekasi Kota Buka Layanan Pengaduan Cepat, Anggota Lambat Merespons Bakal Ditindak

"Tadi dia menelpon saya mau ada rekonstruksi katanya, tapi yaudah saya juga kalo kaya gini (dibatalkan) gamau ikuti," kata Arif Rahman Hakim saat ditemui, Sabtu 19 November 2022.

Menurutnya setelah sekian lama ia dan keluarga menunggu proses penanganan laporan, namun rekonstruksi dibatalkan meski terduga pelaku sudah teridentifikasi.

"Sekian hari kami menunggu setelah dapet malah begini, saya mau hukum semua dijalankan," jelasnya.

Arif Rahman Hakim menilai, batalnya rekonstruksi tabrak lari yang menimpa anaknya tidak sesuai dengan harapan.

BACA JUGA:Polisi Kejar Bapak-Bapak yang Sering Tunjukan Alat Kelamin ke Karyawati di Bekasi

BACA JUGA:Waduh, Pria Ini Sering Tunjukan Alat Kelamin Ke Perempuan yang Sedang Tunggu Jemputan

Arif Rahman Hakim mengungkapkan, dirinya telah bertemu dengan orang tua terduga pelaku di Polres Metro Bekasi Kota.

"Saya tadi ke polres bertemu dengan keluarga pelaku, saya ketemu bapaknya dan dia meminta maaf, ya saya maafkan," ucapnya.

Meski begitu dirinya meminta kepolisian, untuk tetap memproses laporan yang sudah diberikan sesuai hukum yang ada.

"Saya minta proses hukum ini tetap berjalan, tadi saya komunikasi juga sama pak kanit lantas polres," ungkapnya.

Sumber: