Polisi Kejar Bapak-Bapak yang Sering Tunjukan Alat Kelamin ke Karyawati di Bekasi

Polisi Kejar Bapak-Bapak yang Sering Tunjukan Alat Kelamin ke Karyawati di Bekasi

Terduga pelaku yang sering tunjukan kelamin ke wanita di Bekasi--

BEKASI, FIN.CO.ID - Anggota kepolisian tengah memburu pelaku eksibionis, di Jalan Hasanudin Pertigaan Perumahan Pemda Tabun Selatan Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Tambun AKP Rusnawati mengatakan, anggota kepolisian telah melakukan pemeriksaan di titik terjadinya pelaku eksibionis.

"Anggota Piket polsek tambun telah melakukan pengeceka, atas laporan masyarakat tentang adanya perkara perbuatan asusila," kata AKP Rusnawati, Sabtu 19 November 2022.

Titik lokasi pemeriksaan pelaku eksibisionis, berada di Jalan Sultan Hasanudin Nomor 52 Pertigaan Perumahan Pemda Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi.

BACA JUGA:Waduh, Pria Ini Sering Tunjukan Alat Kelamin Ke Perempuan yang Sedang Tunggu Jemputan

"Untuk saksi yang sudah kita periksa N (50) salah satu tukang parkir yang memang berjaga di jalanan sekitar lokasi kejadian," jelasnya.

Menurutnya pelaku diduga melakukan perbuatan eksibisionis di depan karyawan perempuan, yang sedang menunggu jemputan di titik tempat kejadian perkara.

"Titiknya arah cikarang setelah lampu merah Kompas, di sekitar TKP merupakan tanah kosong tidak ada aktifitas baik pedangang kaki lima maupun rumah warga," ucapnya.

AKP Rusnawati menegaskan, saat ini pihak kepolisian telah mengantongi pelat nomor sepeda motor serta alamat rumah pelaku yang berlokasi di Kabupaten Bekasi.

BACA JUGA:Polisi Kantongi Identitas Pelaku Tabrak Lari Anak Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi

Guna proses lebih lanjut, saat ini kepolisian tengah mencari korban serta menelusuri alamat rumah pelaku yang sudah dimiliki anggota di lapangan.

Sebelumnya seorang perempuan berinisial N (27), mengaku telah menjadi korban eksibisionis bapak bapak yang menunjukan alat kelamin saat dirinya menunggu jemputan.

Pristiwa itu sudah terjadi sebanyak lima kali, dan dialami oleh beberapa perempuan yang memang menunggu jemputan bus di titik tersebut.

Pelaku biasanya berhenti di pinggir jalan, lalu menunjukan alat kelaminnya kepada karyawan pabrik yang mayoritas perempuan menunggu jemputan.

Sumber: