Lima Ciri Gangguan Saraf yang Kerap Tidak Disadari Orang

Lima Ciri Gangguan Saraf yang Kerap Tidak Disadari Orang

Ilustrasi Gangguan Saraf, Image oleh osteoclinic dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Saraf adalah salah satu organ tubuh manusia yang tidak terbebas dari masalah kesehatan.

Menurut ahli, ada beberapa ciri spesifik yang umumnya ditunjukan orang dengan gangguan saraf.

Bisa disebabkan oleh beberapa faktor, beberapa gejala yang ditunjukan orang dengan gangguan sarafini pun berbeda satu sama lain.

Menariknya, gangguan saraf yang terjadi ini kerap tidak disadari oleh mereka yang mengalaminya.

Berikut ini lima ciri gangguan saraf seperti dikutip FIN dari Halodoc:

1.       Tremor

Mereka yang mengalami tremor mengeluhkan tubuh yang gemetar secara berulang dan terjadi di luar kendali.

2.       Hilang keseimbangan

Mereka yang bermasalah dengan kesimbangan tubuhnya bisa dikaitkan dengan masalah saraf, khususnya saraf tepi.

3.       Berkeringat secara berlebihan

Tubuh yang berkeringat banyak saat cuaca dingin, atau tubuh yang sedikit berkeringat di saat cuaca panas, bisa dipicu oleh masalah saraf.

4.       Mati rasa

Mati rasa, kebas atau kesemutan bisa menjadi pertanda gangguan saraf. Jika hanya sementara, maka tidak ada yang perlu dikhatirkan, namun tidak jika permanen.

5.       Disfagia

Sulit menelan makanan, nyeri saat menelan makan, atau makanan tersangkut di tenggorokan adalah ciri disfagia.

Ciri dan Penyebab Saraf Kejepit

Saraf kejepit atau skiatika adalah sensasi rasa sakit, mulai dari moderat hingga sakit bukan main.

Kondisi ini sendiri dapat terjadi pada area punggung, bokong dan kedua kaki. 

Mereka yang mengalami skiatika juga dapat merasakan melemahnya atau kebasnya beberapa bagian tubuh yang disebut di atas. 

Ciri dari orang yang terkena saraf kejepit sendiri, menurut Healthline adalah seperti:

• Memburuknya rasa sakit ketika Anda bergerak

• Selain menyebabkan pelemahan, penderita juga pada suatu titik, tidak dapat merasakan pergerakan yang mereka lakukan. 

• Sensasi tertusuk jarum di area jari-jari kaki atau telapak, pun menjadi salah satu cirinya. 

• Kesulitan menahan buang air kecil atau air besar. 

Penyebab dari saraf kejepit sendiri terbilang banyak. Menurut ahli, beberapa kondisi kesehatan seperti hernia, stenosis tulang belakang, hingga penyakit langka bernama sindrom piriformis dapat menyebakan kondisi ini. 

Mereka yang semakin menua, punya aktifitas berat yang meliatkan penggunaan punggung untuk menahan berat, punya diabetes, juga perokok, adalah mereka yang rentan terkena saraf kejepit.

 

 

Sumber: