Tegas! Prabowo Persilakan TNI-Polri Periksa Semua Dapur MBG, Tapi Ada Syarat Keras

fin.co.id - 11/07/2026, 22:02 WIB

Tegas! Prabowo Persilakan TNI-Polri Periksa Semua Dapur MBG, Tapi Ada Syarat Keras

Presiden Prabowo menjelaskan kunjungan luar negeri dilakukan untuk menjaga hubungan dengan negara sahabat.

Menurut Prabowo, pengawasan dari berbagai lapisan pemerintahan akan memperkuat sistem pengendalian sehingga potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini.

Prabowo Persilakan Masyarakat Lapor Langsung ke BGN atau Lewat TikTok

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Apabila ditemukan dugaan penyimpangan, masyarakat dipersilakan melaporkannya kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Bahkan, Presiden membuka kemungkinan laporan disampaikan langsung kepada dirinya.

Dengan gaya yang santai, Prabowo mengatakan masyarakat tidak perlu kesulitan mencari jalur komunikasi apabila menemukan masalah.

"Saudara periksa. Laporkan ke Kepala BGN. Kalau perlu lapor ke saya. Gampang. Lapor di TikTok. Langsung kirim. Ting. Enggak usah susah-susah nomor telepon ini," ucapnya.

Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian publik karena menunjukkan pendekatan yang lebih terbuka terhadap pengawasan melalui media sosial.

MBG Tetap Jadi Program Prioritas Pemerintah

Di penghujung pidatonya, Prabowo kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjalankan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program unggulan nasional.

Menurutnya, program ini merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan anak-anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang cukup sehingga dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing di masa depan.

Selain menyasar peserta didik, program ini juga ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan ekonomi agar tidak mengalami kelaparan.

"MBG kita teruskan!" seru Prabowo di hadapan para tamu undangan.

Pernyataan Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran yang digelontorkan pemerintah, tetapi juga pada kualitas pengawasan di lapangan.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Badan Gizi Nasional, hingga masyarakat dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan program berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. (*)

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Pimred FIN.CO.ID