Prabowo Blak-blakan: Pindad, PT PAL, PTDI hingga Garuda Indonesia Nyaris Dijual ke Asing

fin.co.id - 11/07/2026, 21:37 WIB

Prabowo Blak-blakan: Pindad, PT PAL, PTDI hingga Garuda Indonesia Nyaris Dijual ke Asing

Presiden Prabowo

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) strategis Indonesia pernah berada dalam posisi akan dijual kepada pihak asing.

Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain PT Pindad, PT PAL Indonesia, PT Dirgantara Indonesia (PTDI), hingga PT Garuda Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan lima bendungan di kawasan Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (10/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara menegaskan dirinya menolak rencana penjualan perusahaan-perusahaan strategis tersebut karena dinilai memiliki peran penting bagi kemandirian nasional.

Menurut Prabowo, langkah mempertahankan aset-aset strategis negara menjadi bagian dari upaya membangun kekuatan ekonomi sekaligus memperkuat industri nasional agar mampu bersaing di tingkat global.

Tolak Penjualan BUMN

Prabowo mengaku sejak awal tidak sepakat apabila perusahaan-perusahaan strategis milik negara dilepas kepada pihak asing. Menurutnya, perusahaan yang sempat mengalami kesulitan justru harus diperbaiki dan dibangkitkan, bukan dijual.

"Banyak sekali perusahaan yang seolah tadinya mau dijual ke asing, saya larang. Tadinya industri pertahanan mau dijual. PT PAL mau dijual. PT Pindad mau dijual. PT DI dibunuh, mau dijual," ujar Prabowo.

Ia menilai Indonesia memiliki kemampuan untuk membangun industri strategis sendiri apabila mendapatkan dukungan kebijakan dan pengelolaan yang tepat.

Presiden menjelaskan salah satu contoh keberhasilan tersebut terlihat pada perkembangan PT PAL Indonesia. Menurutnya, perusahaan galangan kapal milik negara itu kini menunjukkan peningkatan kapasitas produksi.

PT PAL disebut telah mampu memproduksi berbagai kapal perang modern hingga kapal selam yang menjadi bagian penting dalam memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia.

Perkembangan ini dinilai menjadi bukti bahwa perusahaan nasional mampu berkembang apabila diberikan kesempatan untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan.

PT Pindad Raih Kontrak Besar dari Arab Saudi

Selain PT PAL, Prabowo juga menyoroti capaian PT Pindad yang bergerak di bidang industri pertahanan.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Pimred FIN.CO.ID