Bobotoh Kuning

fin.co.id - 26/06/2026, 05:37 WIB

Bobotoh Kuning

Di situlah utusan pimpinan NYSE menyerahkan map kepada saya. Isinya: sebuah surat khusus. Tentu saya harus merahasiakan isinya dari intelijen "perusuh" Disway.

Usai acara, kami melihat-lihat galeri ruang depan NYSE. Terlihat karya seni modern yang serba kaca: patung seorang analis saham sedang di depan laptop, patung kerbau kaca yang menggambarkan harga saham yang sedang bullist.

Sampai pukul 18.00 saya masih di depan gedung NYSE. Di situlah saya live bersama Sasa di Dismorning --pukul 05.00 WIB. Sebagian dari kami sudah lebih dulu menuju restoran di China Town Manhattan: agar dapat tempat untuk makan enam orang.

Saya lupa: earphone untuk Dismorning terbawa mereka ke restoran. Saya kelabakan. Lalu pakai seadanya: Anda lihat hasilnya: buruk sekali.

Dari resto kami balik ke hotel pakai kereta bawah tanah. Maksudnya agar cepat. Nyatanya kena blokade bobotoh Samba yang menduduki sepenuhnya Times Square.

Pukul 02.00 saya terbangun. Saya melongok ke bawah dari jendela kamar saya di lantai 31: Times Square masih penuh dengan Bobotoh kuning.(Dahlan Iskan)

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca