Prabowo Bilang Ada Orang yang Bayar Demo: Gue Tahu Itu, Hati-Hati!

fin.co.id - 25/06/2026, 08:00 WIB

Prabowo Bilang Ada Orang yang Bayar Demo: Gue Tahu Itu, Hati-Hati!

Presiden Prabowo Subianto

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto menyinggung maraknya aksi demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu 24 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, Prabowo mengaku mengetahui pihak-pihak yang berada di balik pendanaan aksi unjuk rasa tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo ketika berbicara mengenai upaya pemerintah memberantas korupsi dan menghadapi pihak-pihak yang menurutnya tidak menyukai langkah-langkah yang sedang dijalankan pemerintah.

Prabowo mengatakan dirinya memahami siapa saja pihak yang selama ini melakukan praktik korupsi dan mengambil keuntungan dari uang rakyat. Ia pun melontarkan peringatan kepada mereka.

"Sopan-sopan tetap maling, sopan-sopan korupsi. Sok, sok kaya, sok banyak duit. Kalau duitnya nyolong dari rakyat. Saya sudah lama jadi orang Indonesia, gua kenal itu semua itu, Saudara-saudara. Mereka nggak suka sama Prabowo karena Prabowo ngerti," kata Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo kemudian mengaitkan kelompok tersebut dengan sejumlah demonstrasi yang belakangan terjadi. Ia mengaku mengetahui adanya pihak yang diduga membiayai aksi-aksi tersebut.

"Saudara-saudara sekalian. Hati-hati, lho. Saya kasih peringatan mereka-mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gua tahu itu. Tapi nggak apa-apa, main demo. Ditanya, ditanya anak-anak demo, nggak ngerti. Mau demo apa, ya? Hmm. Kami dibayar Rp 200 ribu, gitu, kan. Tapi ada. Saya nggak mengerti," katanya.

Selain menyoroti aksi demonstrasi, Prabowo juga mengungkapkan keheranannya terhadap pihak-pihak yang dinilai tidak mendukung upaya pemerintah dalam menghadapi persaingan dengan negara lain.

Ia mengibaratkan sebuah negara seperti tim sepak bola yang membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa saat sedang bertanding. Menurutnya, kritik tetap diperlukan, tetapi sebaiknya disampaikan pada waktu yang tepat.

"Saudara-saudara, kita ini kalau merasa apa ya, kalau kita di dalam pertandingan gitu, ya. Kita jadi suporter kan, kita mendukung satu tim. Ayo maju, maju, maju. Negara kita ini lagi bersaing sama banyak negara. Harusnya bangsa ini kompak. Kalau ada yang kurang, teman yang kurang, tim kita lagi main, ya mainnya kurang bagus, ya tetap di di-suporter, ya. Nanti begitu sudah selesai pertandingan, baru dikoreksi," ujarnya.

Prabowo menilai bangsa Indonesia perlu lebih percaya diri terhadap capaian yang telah diraih. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak justru menjatuhkan pihak sendiri ketika negara sedang berupaya mencapai target-target pembangunan.

"Jangan lagi main bawa bola, salah, goblok. Lagi main di tengah lapangan di disorak-sorakin. Teman sendiri, kesebelasan sendiri. Jadi kayaknya kita tuh tidak bangga dengan apa yang dihasilkan oleh bangsa sendiri," imbuhnya. *


Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca