Respon Pengkritik, Prabowo: Tanya Anak-Anak MBG Diperlukan atau Tidak

fin.co.id - 25/06/2026, 06:57 WIB

Respon Pengkritik, Prabowo: Tanya Anak-Anak MBG Diperlukan atau Tidak

Presiden RI Prabowo Subianto

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih sangat diperlukan oleh masyarakat, khususnya anak-anak di berbagai daerah di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan sebagai tanggapan terhadap pihak-pihak yang menilai program tersebut tidak dibutuhkan.

Saat menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu 24 Juni 2026, Prabowo mengajak pihak yang meragukan manfaat MBG untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan bertanya kepada kelompok yang merasakan dampaknya.

"Ada juga yang nggak setuju MBG. Harusnya mereka yang nggak setuju MBG datang ke sini, ya. Tanya itu petani, nelayan, MBG perlu atau tidak?" tanya Prabowo dalam pidatonya yang dilihat dari YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Prabowo, selain petani dan nelayan, anak-anak juga menjadi pihak yang dapat memberikan jawaban mengenai pentingnya program tersebut.

"Tanya anak-anak juga, MBG perlu atau tidak?" sebutnya disambut riuh masyarakat yang hadir sambil kompak menyebut MBG masih diperlukan.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menanggapi pandangan sejumlah pihak yang menilai terdapat persoalan lain yang lebih mendesak dibandingkan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Ia menegaskan bahwa persoalan kelaparan merupakan masalah yang tidak bisa dianggap sepele.

"Katanya ada orang-orang pintar yang mengatakan ada lebih genting dari perut lapar. Saya kira nggak ada lebih genting dari perut lapar. Orang perut lapar itu kalau nggak segera diisi, ya dia mati!" ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden menyinggung peringatan mengenai ancaman krisis pangan global yang disampaikan berbagai lembaga internasional. Menurutnya, persoalan kelaparan masih menjadi tantangan besar yang dihadapi banyak negara di dunia.

Prabowo mengatakan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memperkirakan jumlah penduduk dunia yang mengalami kelaparan akan terus meningkat pada tahun ini. Di tengah kondisi tersebut, Indonesia disebut telah berkontribusi membantu negara-negara yang menghadapi kekurangan pasokan pangan.

"PBB sudah meramalkan tahun ini kelaparan di dunia akan masif. Dua tahun yang lalu sekitar 300 juta orang kelaparan di dunia, diperkirakan sekarang sudah meningkat jadi 500 juta, 700 juta FAO memberi warning," kata Prabowo.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di hadapan peserta Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII yang dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk petani dan nelayan dari sejumlah daerah di Indonesia. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca