Sebenarnya ideal sekali ada koordinasi di satu kabupaten: berapa telur dan ayam dibutuhkan oleh seluruh dapur MBG di satu kabupaten itu. Lalu perlu sayur apa saja dan berapa banyak. Apakah sudah ada peternak telur dan daging ayam di kabupaten itu. Bagaimana pula mengatur distribusinya. Ini pekerjaan mulia tapi njelimet. Pasti bisa. Asal mau.
MBG terlihat akan jalan terus. Anggaran yang dibelanjakan sudah terlalu besar. Ekosistem sudah mulai terbentuk meski masih di tahap awalnya. Perbaikan terus dilakukan.
Kalau keputusan sudah dibuat, kalau dikritik seperti apa pun tidak juga dibatalkan, maka pilihannya hanya satu: harus all out, termasuk mencari jalan bagaimana kian efisien. Kuncinya: efisien atau mati. (Dahlan Iskan)