Kabar Gembira! Airlangga Tebar Diskon Tiket Pesawat Hingga Kereta Api buat Lebaran 2026

fin.co.id - 29/01/2026, 12:14 WIB

Kabar Gembira! Airlangga Tebar Diskon Tiket Pesawat Hingga Kereta Api buat Lebaran 2026

Menko Airlangga Hartarto umumkan diskon tiket pesawat, kereta api, dan jalan tol untuk Lebaran 2026.Foto:ANT

fin.co.id - Pemerintah bergerak cepat mengamankan daya beli masyarakat menjelang Idul Fitri 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, resmi mengumumkan rencana pemberian diskon besar-besaran untuk berbagai moda transportasi demi meringankan beban warga yang hendak melakukan mudik lebaran tahun ini.

Keputusan ini setelah Airlangga menggelar rapat koordinasi tingkat tinggi bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Mendagri Tito Karnavian, Mensesneg Prasetyo Hadi, hingga Seskab Teddy Indra Wijaya di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis 29 Januari 2026.

Obral Diskon: Dari Udara Hingga Jalan Tol

Airlangga menegaskan bahwa program diskon ini mencakup sektor transportasi yang paling krusial bagi pemudik.

"Menjelang Hari Raya Lebaran beberapa program telah disiapkan, terutama diskon transportasi," ungkapnya kepada awak media.

Tak tanggung-tanggung, subsidi dan diskon harga tersebut menyasar tiket pesawat, kereta api, angkutan laut, hingga tarif jalan tol. Langkah ini diambil sebagai strategi pemerintah untuk meredam lonjakan harga yang biasanya menjadi tradisi setiap kali musim mudik tiba.

Bansos Beras dan Minyak Siap Meluncur

Selain memangkas ongkos perjalanan, pemerintah juga menyiapkan "bantalan" sosial lainnya untuk menjaga konsumsi rumah tangga selama Ramadan. Airlangga memastikan bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng sudah masuk dalam daftar distribusi.

"Sudah dipersiapkan bantuan sosial beras maupun minyak. Kita akan melakukan rapat koordinasi kembali pada Juni tahun ini," tambah Airlangga.

Intervensi pemerintah ini bukan tanpa alasan kuat. Airlangga memaparkan bahwa seluruh skema diskon dan bantuan tersebut bertujuan untuk menjaga tingkat inflasi nasional tetap berada pada jalur target APBN, yakni 2,5% plus minus 1%. Pemerintah juga berkomitmen menjaga harga pangan bergejolak (volatile food) di kisaran 3% hingga 5% agar tetap terjangkau oleh masyarakat luas.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID