Rizky Ridho Akui Blunder Fatal saat Indonesia Dibantai Vietnam, Janji Bangkit di Laga Penentuan

fin.co.id - 04/08/2026, 08:57 WIB

Rizky Ridho Akui Blunder Fatal saat Indonesia Dibantai Vietnam, Janji Bangkit di Laga Penentuan

Kapten tim nasional sepak bola Indonesia Rizky Ridho (kanan) bersama pelatih John Herdman memberikan keterangan (by Antara)

fin.co.id - Kapten Timnas Indonesia Rizky Ridho mengakui tampil di bawah performa terbaiknya saat skuad Garuda kalah telak 0-3 dari Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin malam 3 Agustus 2026.

Bek Persija Jakarta itu menilai dirinya melakukan sejumlah kesalahan yang berujung pada gol-gol yang dicetak Vietnam. Meski kecewa, Ridho bertekad menjadikan laga tersebut sebagai bahan evaluasi agar tidak mengulang kesalahan serupa pada pertandingan berikutnya.

"Saya sadar juga di hari ini saya melakukan banyak kesalahan yang berujung kebobolan," kata Rizky Ridho dalam konferensi pers usai laga.

Kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Sebelumnya, pasukan John Herdman sukses meraih dua kemenangan beruntun, yakni mengalahkan Kamboja 5-1 dan Singapura 3-0.

Ridho mengakui Vietnam tampil lebih baik sepanjang pertandingan. Menurutnya, ia bersama rekan-rekannya juga belum mampu menjalankan instruksi pelatih secara maksimal sehingga permainan Indonesia tidak berkembang.

Pemain berusia 25 tahun itu juga tidak menampik bahwa sejumlah kesalahan yang dilakukannya di lini belakang dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain Vietnam untuk mencetak gol.

Meski demikian, Ridho memastikan akan menjadikan pengalaman pahit tersebut sebagai pelajaran penting untuk meningkatkan performanya, terutama menjelang laga penentuan melawan Singapura.

"(Kesalahan seperti) itu harus saya evaluasi lagi dan pelajari lagi agar ke depannya tidak boleh terjadi di pertandingan seperti ini," katanya.

Ridho juga mengajak seluruh elemen tim, termasuk para pendukung Timnas Indonesia, untuk tetap bersatu meski hasil yang diraih tidak sesuai harapan. Menurutnya, kebersamaan tidak hanya diperlukan saat tim meraih kemenangan, tetapi juga ketika menghadapi kekalahan.

"Kita punya satu pertandingan di Singapura, mari doakan kami dan kita akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan tiga poin," katanya.

Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani laga terakhir fase Grup A dengan bertandang ke markas Singapura pada 7 Agustus 2026. Pertandingan tersebut menjadi penentu langkah skuad Garuda menuju babak semifinal Piala AFF 2026. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca