Ekonomi . 08/05/2024, 10:18 WIB
FIN.CO.ID- Pemerintah mewacanakan pergantian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti pertalite dengan Bahan Baka Nabati (BBN) Bioetanol
Wacana ini pertama kali disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Dia menyebut bahwa Pertalite akan diganti ke bioetanol yang diklaim lebih baik dan rendah polusi.
Adapun harga BBN Bioetanol sudah ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Bulan Mei 2024 sebesar Rp14.528 per liter.
BACA JUGA:
Menanggapi hal ini, Pengamat Transportasi Budiyanto mengatakan bahwa sumber bahan baku bioetanol cukup banyak ditemui di Indonesia. Seperti jagung, singkong, hingga tebu.
"Dengan mudahnya mendapatkan bahan baku, berarti akan memangkas biaya operasionalnya," ujarnya saat dihubungi Disway Grup Rabu 8 Mei 2024.
Ia melanjutkan bahwasanya BBM bioetanol dapat diproduksi pada home industri seperti UMKM, sehingga kedepannya bisa menciptakan lapangan kerja baru.
"BBM bioetanol sendiri termasuk bahan bakar dapat terbarukan, karena bukan dari fosil sehingga ramah lingkungan dan kadar emisi gas buangnya rendah," papar Budiyanto.
Terkait harga, Budiyanto menyarankan agar harga BBM bioetanol harus kompetitif dibanding harga BBM jenis lain.
BACA JUGA:
"Harga harus ekonomis di atas harga pertalite dan di bawah harga pertamax. Pemerintah harus menghitung dengan teliti dan menentukan harga yang kompetitif sehingga tidak memberatkan konsumen," tandasnya.
BBM Pertalite kosong di sejumlah SPBU--Bengkulu Ekspress
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id