Habitatnya di Kota Bekasi yang semakin terganggu, menjadi penyebab utama ular belakangan semakin banyak ditemukan di pemukiman warga.
"Lahan (di Kota Bekasi) sudah tidak ada, tikus-tikus lari ke rumah-rumah karena sisa makanan, otomatis ular mengejar mangsanya tikus," ucapnya.
Eko Uban mengingatkan kepada warga, ular yang masuk rumah tidak takut dengan garam namun hewan tersebut tidak suka dengan bau menyengat seperti karbol.
Ia menegaskan bahwa tetap berhati hati dan dapat menghubungi Damkar Kota Bekasi, apabila ditemukan ular masuk ke dalam rumah warga.