(BACA JUGA:Habis Suntik Payudara, Wanita Ini Meninggal Dunia di Kamar Hotel Jakbar, Polisi: Bekas Suntik Keluar Cairan)
Dia juga meminta Sinta untuk menyampaikan kebutuhannya kepada tim dokter.
“Kalau ada apa-apa bilang sama Pak Dokter. Pak Dokter saya ingin begini, ngomong begitu ya. Ingin makan, sebelah sini kok rasanya tidak enak. Gitu nanti disampaikan ke Pak Dokter ya. Nanti Dokternya bisa ambil langkah," tutur Sigit.
Kepada Sinta dan orang tuanya, Sigit memastikan pihaknya akan berusaha maksimal dan memberikan layanan medis terbaik untuk kesembuhannya.
(BACA JUGA:Ratu Elizabeth Terpapar COVID-19, Tertular dari Siapa? )
“Semua sama-sama berdoa berikhtiar semaksimal mungkin supaya ada perbaikan untuk dik Sinta. Di sini yang penting kerasan. Ada perubahan yang penting. Nggak usah mikirin yang lainnya," papar mantan Kabareskrim ini.
Kapolri juga memberikan pesan kepada Sinta agar rajin mengonsumsi obat yang diberikan tim dokter. Sigit berharap Sinta dapat segera sembuh dan bisa mewujudkan cita-citanya menjadi Polwan.
“Makannya yang banyak ya Dik Sinta. Kami tengokin lagi nanti. Yang penting semangat biar cepat sehat dan cepat sembuh ya," pesan Sigit kepada Sinta.
Ayah Sinta yang bernama Muhlisin berterima kasih atas perhatian Kapolri yang telah memenuhi keinginan putrinya.
Sinta merupakan anak pertama Muhlisin. Sehari-hari Muhlisin bekerja sebagai petani.
“Saya berterima kasih kepada Pak Kapolri yang sangat peduli sama keluarga saya. Sehingga anak saya bisa berobat dengan layak dan baik. Matur nuwun sanget atas semuanya,” kata Muhlisin.
(BACA JUGA:UU Mengatur, Menteri Bisa Rangkap Jabatan Jadi Kepala Otorita IKN )
Seperti dikeyahui, Sinta Aulia viral di media sosial setelah videonya mengenakan seragam polisi cilik memajang foto Kapolri di sampingnya. Dia meminta bantuan Kapolri untuk bisa berobat agar bisa pulih seperti sedia kala.
Kapolri pun merespon video itu dengan langsung melakukan panggilan video. Dia mendengarkan keinginan anak perempuan berusia 10 tahun tersebut.