Satpol PP Tertibkan Bangunan Sepanjang Bantaran Kali Jati, Warga Menilai Pemkot Bekasi Tebang Pilih

Satpol PP Tertibkan Bangunan Sepanjang Bantaran Kali Jati, Warga Menilai Pemkot Bekasi Tebang Pilih

Pembongkaran lapak liar di bantaran Kali Jati Bekasi Selatan oleh Satpol PP Kota Bekasi-Tuahta Simanjuntak untuk FIN.CO.ID-

BEKASI, FIN.CO.ID -- Pemerintah Kota Bekasi melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), melakukan pembongkaran bangunan di Sepanjang Bantaran Kali Jati, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

Dari pantauan fin.co.id, Satpol PP Kota Bekasi menurunkan alat berat, guna melakukan bedeng bangunan semi permanen yang difungsikan sebagai warung dagang.

(BACA JUGA:Berniat Mencegat Suporter Persija Jakarta, 5 Pemuda di Bekasi Ditangkap Polsek Bekasi Timur)

(BACA JUGA:Atasi Macet Jalan Cipendawa, Dishub Kota Bekasi Akan Lakukan Uji Coba Contra Flow)

Salah satu warga bernama Muhammad Udin (35) pemilik warung yang ditemui di lapangan mengungkapkan, dirinya merasa pembongkaran bangunan tidak berjalan secara merata alias tebang pilih.

"Kalau memang mau bongkar ya bongkar semuanya rata, yang sebelah sana juga dibongkar tu yang bangunan permanen juga dibongkar juga," ucap Muhammad Udin saat ditemui fin.co.id Kamis 22 September 2022.

Ia merasa pihak kelurahan tidak tegas saat melakukan pembongkaran, karena hanya bangunan milik warga saja yang dibongkar tetapi milik Organisasi Massa (Ormas) tidak.

"Ya kalau memang rata ya rata semua, dari kelurahan juga jangan pilih kasih lah. Masa dengan ormas gitu aja, kalo kita harus kaya gini," jelasnya.

(BACA JUGA:Kabar Bahagia Buat Warga Bekasi, Pemkab Siapkan Dana Rp 20 Miliar untuk Bantu Masyarakat )

(BACA JUGA:Lima Pemuda di Bekasi Diamankan karena Kedapatan Membawa Celurit Hendak Tawuran )

Muhammad Udin juga merasa dirugikan karena langsung dilakukan pembongkaran, berbeda dengan bangunan ormas yang dilakukan mediasi terlebih dahulu.

"Mediasi sih harusnya mediasi ya, tapi harusnya kompak dong jangan langsung bongkar dulu di mediasi dulu semuanya," tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh warga bernama Romlih (67), dirinya meminta Satpol PP untuk membongkar bangunan secara merata dan tidak ada yang ditinggalkan.

"Ya harusnya di bongkar semua lah merata gak adil kalau kaya gini, giliran disitu (Tempat Ormas) orang kelurahan sama Satpol PP mundur," ungkap Romlih. 

Sumber: