7 Tips Membeli Motor Bekas agar Tidak Tertipu, Jangan Cuma Tergiur Harga Murah

fin.co.id - 16/07/2026, 10:29 WIB

7 Tips Membeli Motor Bekas agar Tidak Tertipu, Jangan Cuma Tergiur Harga Murah

7 Tips Membeli Motor Bekas agar Tidak Tertipu, Jangan Cuma Tergiur Harga Murah

3. Pastikan Nomor Rangka dan Mesin Sesuai Dokumen

Kelengkapan dokumen menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan saat membeli motor bekas. Pastikan nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan data yang tercantum dalam STNK serta BPKB.

Periksa juga kondisi fisik nomor rangka dan mesin. Jika terdapat bekas gesekan, perubahan angka, atau tanda pengelasan yang mencurigakan, pembeli harus lebih berhati-hati.

Dokumen yang lengkap dan nomor identitas kendaraan yang sesuai akan memberikan rasa aman karena menunjukkan legalitas motor tersebut.

4. Dengarkan Suara Mesin Saat Motor Dinyalakan

Mesin menjadi komponen utama yang harus mendapatkan perhatian khusus. Sebelum membeli, mintalah penjual menyalakan motor dalam kondisi mesin dingin.

Motor dengan kondisi mesin sehat biasanya menghasilkan suara yang halus dan stabil. Sebaliknya, suara kasar, bunyi ketukan, atau suara "ngelitik" dapat menunjukkan adanya masalah pada komponen mesin.

Selain mendengarkan suara mesin, lakukan juga uji gas. Motor yang sehat biasanya memiliki respons gas yang cepat dan tidak mengalami brebet ketika akselerasi.

Jika memungkinkan, lakukan test ride agar pembeli dapat merasakan langsung performa mesin, perpindahan transmisi, hingga kenyamanan saat dikendarai.

5. Periksa Sistem Kelistrikan dan Panel Instrumen

Komponen kelistrikan sering kali luput dari perhatian pembeli motor bekas. Padahal, masalah kelistrikan bisa membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.

Pastikan seluruh lampu berfungsi dengan baik, mulai dari lampu utama, lampu rem, lampu sein, hingga indikator lainnya. Periksa juga fungsi klakson dan sistem starter.

Bagian panel speedometer juga perlu diperhatikan. Pastikan semua indikator bekerja normal dan angka jarak tempuh terlihat sesuai dengan usia kendaraan.

Jika jarak tempuh terlalu rendah dibandingkan kondisi motor secara keseluruhan, pembeli perlu mencurigai kemungkinan perubahan angka odometer.

6. Perhatikan Kondisi Oli dan Riwayat Servis

Ari Nur Cahyo
Ari Nur Cahyo
Penulis

Penulis di FIN.CO.ID sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.