Sudah Unggul Duluan, Inggris Malah Tumbang! Harry Kane Akui Sangat Menyakitkan

fin.co.id - 16/07/2026, 08:39 WIB

Sudah Unggul Duluan, Inggris Malah Tumbang! Harry Kane Akui Sangat Menyakitkan

Harry Kane, Image: @harrykane Instagram

fin.co.id - Kapten Timnas Inggris Harry Kane mengungkap penyebab utama kekalahan The Three Lions dari Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026. Menurutnya, perubahan pendekatan permainan setelah unggul justru menjadi titik balik yang dimanfaatkan lawan untuk membalikkan keadaan.

Inggris harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia setelah kalah 1-2 dari Argentina di Stadion Atlanta, Kamis. Sempat memimpin lebih dulu lewat gol Anthony Gordon, The Three Lions akhirnya gagal mempertahankan keunggulan setelah Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez mencetak gol balasan pada penghujung laga.

Kane mengakui Inggris tampil cukup baik dalam sebagian besar pertandingan. Namun, ia menilai timnya terlalu fokus menjaga keunggulan setelah mencetak gol pertama, sesuatu yang menurutnya tidak cukup untuk menghadapi tim sekelas Argentina di babak semifinal.

"Ini mengecewakan untuk tim, staf, dan para suporter. Kami bermain bagus hampir sepanjang pertandingan. Namun, setelah unggul 1-0, kami seperti hanya berusaha mempertahankan keunggulan. Di level (semifinal) seperti ini, itu tidak cukup," kata Kane yang dikutip FIFA.

Striker Bayern Muenchen itu mengatakan kekalahan tersebut terasa sangat menyakitkan mengingat seluruh pemain telah berjuang keras sejak awal turnamen demi membawa Inggris melangkah hingga empat besar.

"Kami bekerja sangat keras untuk bisa berada di sini. Semua pemain telah memberikan darah, keringat, dan air mata. Gagal dengan cara seperti ini benar-benar sangat menyakitkan," ujarnya.

Menurut Kane, strategi Inggris sebenarnya berjalan sesuai rencana pada babak pertama hingga awal paruh kedua. Tekanan tinggi yang diterapkan mampu membuat Argentina kesulitan mengembangkan permainan dan memberi keuntungan bagi The Three Lions.

"Kami memberi tekanan tinggi sehingga bisa merebut bola dan mengendalikan permainan," ucap Kane.

Namun situasi berubah setelah Inggris unggul. Argentina mulai bermain lebih agresif dengan menambah intensitas serangan, sementara Inggris tidak lagi mampu menjaga duel satu lawan satu seperti sebelumnya.

"Setelah kami mencetak gol, entah karena mereka memasukkan lebih banyak pemain ke depan atau kami tidak lagi mampu mengimbangi mereka satu lawan satu, serangan mereka datang bertubi-tubi. Kami terus melakukan blok, tetapi pada akhirnya itu tidak cukup," tuturnya.

Meski gagal melangkah ke final, Kane meminta timnya tidak larut dalam kekecewaan. Ia menilai perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026 tetap memberikan banyak pelajaran berharga dan menunjukkan bahwa The Three Lions semakin dekat dengan target menjadi juara dunia.

Menurut Kane, Inggris kini hanya perlu menemukan penyempurnaan di momen-momen krusial agar mampu melewati rintangan terakhir dan mengakhiri penantian panjang meraih trofi Piala Dunia. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca