fin.co.id - Sebuah publikasi dari media massa di Iran menjadi perhatian internasional setelah menampilkan infografis yang memuat nama 13 pemimpin dunia sebagai pihak yang disebut menjadi target balas dendam pascakonflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel.
Publikasi tersebut memicu berbagai reaksi karena menampilkan sejumlah kepala negara dan pejabat tinggi dari Amerika Serikat, Israel, hingga beberapa negara Eropa.
Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah pusat Iran yang menyatakan bahwa daftar tersebut merupakan kebijakan resmi negara.
Infografis itu dilaporkan diterbitkan oleh Hamshahri , surat kabar yang dimiliki Pemerintah Kota Teheran. Menurut laporan media Korea Selatan Chosun Ilbo, publikasi tersebut muncul tidak lama setelah prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, sebagaimana diklaim dalam laporan tersebut.
Publikasi infografis itu muncul setelah Mojtaba Khamenei, yang dalam laporan tersebut disebut menggantikan posisi ayahnya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, menyampaikan pernyataan mengenai tekad membalas kematian para korban dalam konflik.
Dalam pesan tertulisnya, Mojtaba menyatakan bahwa tuntutan balas dendam merupakan aspirasi rakyat Iran.
"Kami berjanji untuk membalas darah suci Anda dan semua martir yang gugur dalam dua perang ini. Balas dendam ini adalah tuntutan rakyat kami dan harus dieksekusi."
Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian karena beredar bersamaan dengan infografis yang memuat daftar sejumlah tokoh dunia.
Menampilkan 13 Tokoh Dunia
Infografis berbahasa Persia tersebut memuat tulisan besar yang berbunyi:
Baca Juga
"Balas dendam tidak bisa dihindari."
Pada bagian lain juga tertulis kalimat:
"Para penjahat akan membawa harapan akan kematian yang damai ke liang kubur mereka."
Visual tersebut menampilkan ilustrasi hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) berupa 13 tokoh dunia yang digambarkan mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye.