fin.co.id - Fabio Di Giannantonio atau yang akrab disapa Diggia akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya meninggalkan Ducati untuk bergabung dengan tim pabrikan KTM mulai MotoGP 2027.
Pembalap asal Italia itu sebelumnya masih terikat kontrak pabrikan Ducati dan membela Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Meski sempat mempertimbangkan untuk bertahan, Diggia merasa KTM menawarkan peluang yang lebih besar bagi perkembangan kariernya.
Ingin Jadi Pemimpin Pengembangan Motor KTM
Diggia mengatakan kesempatan menjadi pembalap utama sekaligus memimpin pengembangan motor menjadi alasan terbesar di balik keputusannya menerima tawaran KTM.
"Sudah pasti saya selalu sangat menghargai Ducati. Tetapi saya akan menjadi pembalap utama bersama rekan setim saya," kata Diggia kepada MotoGP.com.
Menurutnya, posisi tersebut akan memberinya peran penting dalam menentukan arah pengembangan motor KTM.
"Dalam pengembangan motor, saya akan menjadi pemimpin. Target kami adalah membangun motor sesuai karakteristik saya. Saya pikir itu adalah pilihan terbaik untuk gaya balap saya dan masa depan saya."
Ia menambahkan bahwa kepindahan ke KTM merupakan langkah maju dalam perjalanan profesionalnya sebagai pembalap MotoGP.
Bangga Menjadi Wajah Proyek KTM
Diggia juga mengaku bangga mendapat kepercayaan sebagai salah satu figur utama proyek MotoGP KTM.
"Saya akan menjadi wajah sebuah perusahaan, sebuah pabrikan, memimpin sekelompok besar orang yang mencoba mencapai tujuan utama, yaitu memenangkan kejuaraan," ujarnya.
"Itu merupakan tujuan besar sekaligus kebanggaan besar bagi saya. Saya sangat senang dan bangga dengan pilihan ini."
Baca Juga
Berat Tinggalkan VR46
Meski antusias menyambut tantangan baru, Diggia mengakui keputusan meninggalkan VR46 bukan hal mudah.
Tim milik Valentino Rossi itu menjadi penyelamat kariernya pada akhir musim 2023 ketika masa depannya di MotoGP sempat tidak menentu. Bersama VR46, Diggia mendapatkan motor Ducati spesifikasi pabrikan beserta dukungan penuh dari pabrikan Italia tersebut.