Diresmikan Presiden, Bendungan Meninting Garapan Hutama Karya Jadi Pusat Peresmian Lima Bendungan Nasional

fin.co.id - 10/07/2026, 17:54 WIB

Diresmikan Presiden, Bendungan Meninting Garapan Hutama Karya Jadi Pusat Peresmian Lima Bendungan Nasional

Ringkasan :

  • Presiden Joko Widodo meresmikan lima bendungan baru senilai Rp23 triliun yang tersebar di NTB, Jawa Tengah, Bali, dan Aceh.
  • Dua bendungan, Bendungan Meninting di NTB dan Bendungan Keureuto di Aceh, merupakan proyek garapan PT Hutama Karya (Persero).
  • Infrastruktur ini ditujukan untuk mendukung swasembada pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi nasional.

fin.co.id - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meresmikan lima bendungan yang telah rampung dibangun, menandai tonggak sejarah baru dalam pembangunan infrastruktur air di Tanah Air. Peresmian terpusat dilaksanakan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat (10/7).

Kelima bendungan ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan air dan pangan nasional. Dengan kapasitas tampung gabungan mencapai 371,23 juta meter kubik, bendungan-bendungan ini siap mendistribusikan air untuk irigasi seluas 39.540 hektar, menyediakan air baku 3,6 meter kubik per detik, serta mereduksi potensi banjir hingga 932 hektar.

Tak hanya itu, infrastruktur monumental ini juga berkontribusi dalam pengembangan energi terbarukan. Kelima bendungan memiliki potensi menghasilkan energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebesar 9,635 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung berkapasitas 345,94 MW. Ini tentu kabar baik untuk transisi energi Indonesia.

Dua Bendungan Vital Dibangun Hutama Karya

Dua dari lima bendungan yang diresmikan hari ini merupakan garapan PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya. Perusahaan BUMN ini sukses membangun Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, NTB, dan Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, Aceh.

Keberhasilan Hutama Karya dalam mengerjakan dua proyek strategis ini menegaskan kontribusi vital perusahaan dalam mewujudkan Asta Cita Presiden, khususnya terkait swasembada pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi nasional.

Selain kedua bendungan tersebut, Presiden turut meresmikan Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah; Bendungan Sidan di Kabupaten Gianyar, Bali; dan Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Aceh.

Pembangunan kelima bendungan ini dilaksanakan dalam rentang waktu 2015 hingga 2025, menunjukkan perencanaan jangka panjang dan konsistensi pemerintah dalam mewujudkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Diresmikan Presiden, Bendungan Meninting Garapan Hutama Karya Jadi Pusat Peresmian Lima Bendungan Nasional

Janji Presiden: Air Sampai ke Petani!

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa syukurnya atas peresmian bendungan-bendungan ini. Beliau menegaskan bahwa pemerintahannya telah mencatat sejarah dengan berhasil menurunkan harga pupuk dan mencapai surplus beras.

“Saya titip, Jaga bendungan-bendungan ini dengan baik. Kelola dengan profesional, rawat dengan baik. Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani, sampai ke petani,” tegas Presiden Prabowo.

Arahan tegas ini menunjukkan prioritas utama pemerintah, yaitu memastikan bahwa manfaat pembangunan infrastruktur ini benar-benar dirasakan oleh para petani di seluruh Indonesia.

Sahroni
Sahroni
Penulis

Penulis senior di FIN.CO.ID dengan pengalaman lebih dari 5 tahun di industri media. Spesialis dalam meliput dinamika dunia Sepak Bola dan inovasi Teknologi. Konsisten menyajikan analisis mendalam dan berita terpercaya sejak bergabung pada 2019.