fin.co.id - Krisis bahan bakar yang melanda Rusia dilaporkan semakin memburuk seiring meningkatnya intensitas serangan Ukraina ke wilayah-wilayah pendudukan. Operasi yang menargetkan infrastruktur logistik, depot penyimpanan bahan bakar, hingga jalur transportasi strategis disebut telah mengganggu distribusi pasokan yang mendukung operasi militer Moskow.
Salah satu operator drone Ukraina, Yevhen Karas, mengungkapkan bahwa unitnya secara aktif memburu target-target yang dianggap memiliki nilai strategis tinggi bagi militer Rusia. Menurutnya, mengganggu rantai logistik lawan menjadi salah satu prioritas utama dalam operasi yang dijalankan pasukan Ukraina.
Ukraina Fokus Serang Infrastruktur Logistik
Karas menjelaskan bahwa sasaran utama serangan meliputi gudang penyimpanan, tangki minyak dan bahan bakar, bangunan logistik, hingga bunker kecil yang digunakan oleh personel militer Rusia.
Ia menggambarkan keberhasilan serangan terhadap fasilitas-fasilitas tersebut sebagai bagian penting dari upaya memperlambat kemampuan Rusia dalam mempertahankan wilayah pendudukan. Dengan terganggunya distribusi bahan bakar, pergerakan kendaraan militer dan rantai pasokan menjadi lebih sulit dijalankan.
Serangan-serangan tersebut juga disebut berdampak pada aktivitas transportasi di sejumlah wilayah yang berada di bawah kendali Rusia.
Rusia Laporkan Korban Sipil
Dalam beberapa pekan terakhir, pihak Rusia mengklaim bahwa sejumlah warga sipil menjadi korban akibat serangan Ukraina di wilayah pendudukan. Moskow melaporkan adanya serangan terhadap sebuah bus di Kherson serta insiden terpisah yang menimpa kereta komuter di Krimea.
Pada Senin, Sergei Aksyonov, pemimpin Krimea yang ditunjuk Rusia, mengatakan sebuah drone Ukraina kembali menyerang kereta penumpang di wilayah tersebut. Insiden itu dilaporkan menewaskan asisten masinis dan menyebabkan masinis mengalami luka-luka.
Meski demikian, Karas tidak memberikan komentar terkait insiden tertentu yang dilaporkan Rusia tersebut.
Jalur Transportasi Menjadi Area Berisiko Tinggi
Menurut Karas, wilayah-wilayah yang menjadi fokus operasi Ukraina merupakan kawasan yang sangat sibuk dengan aktivitas kendaraan logistik Rusia. Truk-truk besar dan kendaraan transportasi berat disebut menjadi target potensial karena sering digunakan untuk mendukung kebutuhan militer.
Baca Juga
Ia mengakui bahwa dalam kondisi operasi yang kompleks, kesalahan dapat terjadi. Namun, ia menegaskan bahwa kendaraan sipil bukan merupakan sasaran yang sengaja ditargetkan oleh pasukan Ukraina.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap dampak konflik terhadap warga sipil yang masih berada di wilayah-wilayah sengketa.