fin.co.id – IPB University kembali melakukan langkah besar dalam penataan kelembagaan dan keilmuan kampus. Sejalan dengan arsitektur akademik dari Senat Akademik, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) kini resmi bertransformasi nama menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ekologi Manusia (FISEMA). Perubahan ini menjadi babak baru bagi kampus dalam memperkuat kontribusi keilmuan sosial di Indonesia.
Dekan FISEMA IPB University, Prof Sofyan Sjaf menjelaskan bahwa dinamika ini bukan sekadar pergantian nama di atas kertas. Transformasi tersebut merupakan bagian dari penataan keilmuan yang lebih adaptif, relevan, dan menjawab tantangan zaman.
“IPB melakukan transformasi bukan hanya struktur, tetapi juga transformasi keilmuan. Fakultas tentu harus menyesuaikan diri dengan arsitektur akademik yang sudah ditetapkan,” ujarnya.
Siap Membuka Dua Program Studi S1 Baru Tahun Ini
Saat ini, FISEMA mengasuh berbagai jenjang pendidikan yang solid. Pada tingkat sarjana, mereka memiliki prodi S1 Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (KPM) serta Ilmu Keluarga dan Konsumen.
Untuk program pascasarjana, fakultas ini menaungi tiga prodi S2 (Ilmu Keluarga dan Perkembangan Anak, Komunikasi Pembangunan Pertanian & Pedesaan, dan Sosiologi Pedesaan) serta tiga prodi S3 (Ilmu Keluarga, Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan, dan Sosiologi Pedesaan).
Prof Sofyan menyebutkan bahwa FISEMA menargetkan pembukaan dua prodi baru S1 tahun ini, yaitu Sosiologi dan Geografi Manusia. Kehadiran dua jurusan baru ini akan memperluas rumpun KPM menjadi tiga program studi sarjana yang saling melengkapi.
“Kurikulum tentu kami perbarui. Komunikasi akan lebih fokus pada komunikasi dalam perspektif pengembangan masyarakat. Sementara Sosiologi dan Geografi Manusia akan mengembangkan kurikulum baru sesuai kebutuhan zaman,” jelas Prof Sofyan.
Peta Jalan 2031: Membangun Kekhasan Ilmu Sosial Agromaritim
Pengembangan akademik di FISEMA tidak berhenti pada target tahun ini saja. Pihak fakultas telah menyusun peta jalan jangka panjang hingga tahun 2031 dengan target membuka rangkaian prodi baru yang strategis.
Beberapa prodi incaran tersebut meliputi:
Baca Juga
- Ilmu Konsumen
- Ilmu Keluarga dan Perkembangan Anak
- Psikologi
- Politik
- Hubungan Internasional
- Antropologi
- Hukum
- Kebijakan Publik
Melalui ekspansi ini, fakultas ingin melahirkan corak akademis yang unik dan berdampak langsung pada masyarakat akar rumput.
“Kita ingin membangun kekhasan ilmu sosial IPB. Fokusnya tetap pada komunitas agromaritim, masyarakat dataran tinggi, dataran rendah, hingga pesisir. Itu menjadi wilayah analisis utama kita,” tambahnya.