Nasional . 29/04/2026, 08:12 WIB
Ia bahkan sempat menanyakan apakah ada pengawalan keamanan dari perusahaan.
"Karena kan saya juga tahu kalau Somalia biasanya beredar itu rawan pembajakan. Jadi saya bilang bagaimana apakah ada pengawalan dari office, perusahaan? Terus dia [Ashari] bilang tidak ada," jelas Santi.
Meski demikian, Ashari sempat meyakinkan keluarganya bahwa kapal yang dibawanya mengangkut minyak milik pemerintah.
"Jadi InsyaAllah tidak ada apa-apa."
Keluarga kini berharap pemerintah Indonesia turun tangan secara aktif untuk membantu pembebasan para sandera.
"Semoga pemerintah bisa membantu, terutama pak Presiden Prabowo. Semoga suami saya dan kru lain termasuk orang diantaranya warga Indonesia dibantu kepulangannya ke Indonesia semua dalam keadaan selamat dan sehat, tidak kurang satu apapun."
Kemlu Pastikan Koordinasi Intensif
Kementerian Luar Negeri RI membenarkan adanya empat WNI yang menjadi korban penyanderaan bajak laut Somalia.
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan pembajakan MT Honour 25 di perairan Hafun, Somalia.
"KBRI Nairobi terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait di Somalia," katanya seperti dikutip ANTARA, Senin 27 April 2026.
Koordinasi dilakukan bersama otoritas pemerintah setempat, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha terkait.
Menurut Heni, KBRI Nairobi terus memantau situasi guna memastikan penanganan berjalan optimal dengan mengutamakan keselamatan para awak kapal, termasuk empat WNI yang masih disandera. *
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id