fin.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data terbaru mengenai kondisi atmosfer di wilayah DKI Jakarta untuk mengawali pekan ini. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan perlu meningkatkan kewaspadaan karena mayoritas wilayah ibu kota akan menghadapi guyuran hujan dengan intensitas beragam, mulai dari ringan hingga hujan yang disertai kilat.
Sejak pagi hari, langit Jakarta Barat dan Jakarta Selatan terpantau sudah mengalami hujan dengan intensitas sedang. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga siang hari dengan suhu udara rata-rata berada di angka 26 hingga 28 derajat Celcius. Angin bertiup cukup stabil dari arah Barat Daya dengan kecepatan mencapai 9 km/jam, yang menambah suasana sejuk namun lembap di wilayah perkotaan.
Peringatan serius justru tertuju pada wilayah Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara. Data BMKG menunjukkan bahwa hujan petir berpotensi besar terjadi pada malam hari, tepatnya sekitar pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. Bagi warga yang tinggal di pesisir atau berencana melakukan penyeberangan, kecepatan angin di wilayah ini terpantau lebih kencang, yakni menyentuh angka 25 km/jam.
Sementara itu, wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Pusat cenderung mengalami cuaca yang lebih fluktuatif. Meski sempat berawan tebal pada siang hari, hujan sedang tetap mengintai pada sore menjelang malam. Suhu minimum di wilayah ini menyentuh 23 derajat Celcius, sehingga masyarakat disarankan menyiapkan perlengkapan hujan serta menjaga stamina tubuh agar tidak mudah terserang penyakit akibat perubahan suhu yang cukup kontras.
Kondisi cuaca ekstrem ini diprediksi masih akan mewarnai langit Jakarta hingga beberapa hari ke depan. Pihak berwenang mengimbau warga untuk selalu memantau saluran drainase guna mengantisipasi genangan air, terutama di titik-titik rawan banjir yang sering terdampak saat intensitas hujan meningkat tajam.