Opini . 30/10/2025, 20:13 WIB

Sejarah yang Dipotret Melalui 7 Buku Puisi Esai DENNY JA

Penulis : Sahroni
Editor : Sahroni

Denny JA menulisnya dengan nada doa, bukan ratapan. Ia mengubah tragedi politik menjadi pelajaran spiritual: bahwa cinta orang tua pada anaknya melampaui batas waktu dan agama, dan menjadi jembatan abadi menuju pengampunan sejarah.

-000-

4. Yang Tercecer di Era Kemerdekaan (2023). Sudah diterjemahkan menjadi The Remnants of the Independence Era (2024)

Link Buku: https://drive.google.com/file/d/1Yacdm5TzSEyu0f1yfbXhlANe6eZsofJO/view?usp=sharing

Karya ini membawa pembaca kembali ke zaman kelam kolonialisme dan pendudukan Jepang.

Denny JA menulis dari perspektif mereka yang tak pernah masuk buku sejarah: perempuan “jugun ianfu,” pekerja paksa Romusha, dan para nyai yang menjadi korban cinta di bawah penjajahan.

Ia menyelami bukan hanya peristiwa, tapi juga jiwa yang menanggungnya.

Puisi paling menyayat adalah “Do Not Name Me Comfort Girl.” Rahma, gadis 15 tahun, dijanjikan pekerjaan menyanyi, namun dijadikan budak seks tentara Jepang.

Dalam sajaknya, ia berbisik: “Jangan panggil aku comfort girl; panggil aku Rahma — karena aku masih manusia.” Kalimat itu adalah jeritan moral yang abadi.

Rahma tidak menuntut balas, hanya pengakuan: bahwa penderitaannya bukan aib, melainkan kesaksian sejarah.

Puisi ini mengguncang hati karena mengajarkan kemuliaan dalam derita.

Ketika Rahma akhirnya meninggal, suaranya tidak padam, ia menjadi gema bagi jutaan perempuan yang ditelan diam.

Denny JA menulisnya dengan empati seorang saksi: tanpa menghakimi, tanpa mendramatisir.

Ia memuliakan keberanian perempuan yang kehilangan segalanya kecuali martabatnya. Seperti Rahma, puisi ini juga menolak dilupakan.

-000-

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id