Dr. Pujol bilang, "Bermain video game sebenarnya tidaklah baik atau buruk, namun berapa lama dimainkannya itu yang membuatnya buruk."
Efek Terlalu Lama Main Video Game
Menurut pendapat lain, tidak terkait dengan penelitian Dr. Pujol di atas, ini efek terlalu lama main video game bagi anak:
- Mata jadi cepat lelah: Sinar biru dari layar gadget bisa bikin mata anak jadi kering dan iritasi.
- Tubuh jadi kurang gerak: Anak jadi lebih banyak duduk dan kurang olahraga.
- Tidur jadi enggak nyenyak: Cahaya dari layar gadget bisa mengganggu produksi hormon melatonin yang penting buat tidur.
- Hubungan dengan orangtua dan teman jadi renggang: Anak jadi lebih fokus ke dunia game dan kurang berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya.
Tips
Jadi, gimana nih cara yang tepat biar anak bisa main game tapi tetap sehat dan bahagia?
- Batasin waktu bermain: Buat jadwal khusus untuk bermain game, misalnya hanya 1 jam setiap hari setelah selesai mengerjakan tugas sekolah.
- Pilih game yang sesuai usia: Jangan sampai anak main game yang terlalu dewasa atau mengandung kekerasan.
- Ajak anak untuk melakukan aktivitas lain: Selain main game, ajak anak untuk bermain di luar rumah, membaca buku, atau mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.
- Jadilah contoh yang baik: Kalau kamu sebagai orangtua juga sering main gadget, anak akan meniru kebiasaanmu.
Kesimpulan
Main video game itu gak sepenuhnya buruk kok. Asal kita tahu cara yang tepat, game bisa jadi sarana yang menyenangkan untuk belajar dan mengembangkan diri.
Tapi ingat ya, semuanya harus seimbang. Jangan sampai kecanduan game malah merusak kesehatan dan masa depan anak kita.
Yuk, jadi orangtua yang bijak dan dampingi anak-anak kita dalam menikmati dunia digital.