Tak Bisa Cari Teman Koalisi, Anies Akan Ditinggalkan PKS di Pilgub Jakarta?

fin.co.id - 09/08/2024, 19:47 WIB

Tak Bisa Cari Teman Koalisi, Anies Akan Ditinggalkan PKS di Pilgub Jakarta?

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Chandra Pratama/Disway Group

fin.co.id - Peluang Anies Baswedan untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024 tampaknya kian suram. Bagaimana tidak, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang biasanya selalu sejalan kini seakan ingin meninggalkan Anies.

"Karena baru dapat SK usungan dari PKS, Anies dan Shohibul Imam (AMAN) kemungkinan gagal jadi Cagub atau Cawagub DKJ," kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKS, Zainudin Paru saat dihubungi wartawan, Jumat 9 Agustus 2024.

Zainudin mengatakan, Anies telah melewati tenggat waktu untuk mencari rekan koalisi yang berakhir pada 4 Agustus 2024. Rekan koalisi itu, kata dia, untuk mendapatkan partai koalisi agar menggenapkan 4 kursi PKS dari 22 kursi syarat dukungan 20 persen calon kepala daerah.

"Dalam waktu satu, dua hari, ke depan sudah ada kepastian calon Gubernur DKJ yang akan diusung oleh PKS," katanya.

PKS awalnya telah mendeklarasikan pasangan AMAN untuk Pilgub Jakarta pada Juni 2024. Namun, hingga tenggat waktu, Anies belum berhasil memenuhi syarat dukungan dengan menambah empat kursi lagi dari partai lainnya.

PKS sempat membuka komunikasi dengan NasDem dan PKB yang juga memberikan peluang untuk mendukung Anies dalam Pilkada Jakarta. Namun, hal itu belum terealisasi untuk mendukung AMAN.

Diketahui sebelumnya, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mengatakan, pasangan Anies Baswedan-Sohibul Iman (Aman) dirasa ideal untuk memimpin kota Jakarta.

"Saya kira dua kandidat ini bukan kandidat yang kehidupannya lokal, mereka juga sudah mengalami pendidikan di luar negeri, dan bahkan berbagai wawasan global yang mereka miliki," ujar Syaikhu di Hotel Sahid, Jakrta Pusat, Kamis 27 Juni 2024.

Dia berharap, pasangan ini menjadi modal utama untuk memimpin kota Jakarta yang lebih baik. "Insya allah ini akan menjadi modal utama untuk pemimpin Jakarta sesuai tadi," imbuhnya.

(Faj)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID