Teknologi ini masih terus dikembangkan, namun potensinya untuk mengembalikan penglihatan jutaan orang buta di seluruh dunia sangatlah besar.
Bagi mereka yang telah lama hidup dalam kegelapan, implan retina bagaikan pintu gerbang menuju dunia yang penuh warna dan cahaya.
Teknologi ini membuka peluang baru bagi mereka untuk menjalani hidup yang lebih mandiri dan penuh makna.
Dikembangkan di Seluruh Dunia
Implan Retina, Ilustrasi: Copilot (AI)--
Teknologi implan retina dikembangkan oleh berbagai tim peneliti di seluruh dunia, dengan beberapa pionir utama di antaranya:
1. Second Sight
Didirikan di Amerika Serikat pada tahun 1998, Second Sight adalah salah satu perusahaan pelopor dalam pengembangan implan retina.
Mereka telah melakukan uji klinis pada Argus II, implan retina yang telah disetujui FDA untuk orang buta akibat retinitis pigmentosa.
2. Retina Implant AG
Berbasis di Jerman, Retina Implant AG mengembangkan implan retina bernama Alpha AMS.
Implan ini telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam uji klinis untuk pasien dengan retinitis pigmentosa dan degenerasi makula terkait usia (AMD).
3. Moorfields Eye Hospital
Rumah sakit mata ternama di London ini memiliki tim peneliti yang aktif dalam pengembangan implan retina.