Selebriti

Jual 2 Mobil Demi Maju Caleg, Dede Sunandar Hanya Dapat 10 Suara

fin.co.id - 21/02/2024, 11:29 WIB

Jual 2 Mobil Demi Maju Caleg, Dede Sunandar Hanya Dapat 10 Suara

Ketua Umun Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Dede Sunandar dan

FIN.CO.ID-  Komedian Dede Sunandar rupanya punya nasib berbeda dengan rekan seprofesinya, Komeng.

Ya, kedua komedian ini sama-masa maju sebagai calon legislatif di Jawa Barat. Komeng maju sebagai anggota DPD RI secara independen alias tanpa partai. Sementara Dede Sunandar maju sebagai anggota DPRD lewat Partai Perindo 

Komeng sendiri saat ini sudah mendapat suara sebanyak 1,8 juta lebih. Komeng maju sebagai DPD RI di daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat. Dia mendapat perolehan suara terbanyak dari calon lainnya. 

Berbeda dengan Dede Sunandar. Pria kelahiran Ciamis Jawa Barat ini maju sebagai caleg DPRD Kota Bekasi untuk Dapil 5 Bekasi Barat dan Pondok Gede.

BACA JUGA:

Dirinya maju dengan Partai Perindo nomor urut 3. Sayangnya, hingga kini Dede Sunandar hanya baru mendapatkan suara sebanyak 10 suara.

Dede mengakui, dirinya sudah menjual mobilnya untuk modal maju menjadi Caleg. Ha ini dia sampaikan dalam YouTube Bukan Umbar Janji Trans7 yang dipandu oleh Andre Taulany dan Kiki Saputri.

"Mobil (sekarang) satu, keluar dua. Udah dua mobil dijual, tinggal satu lagi nih. Jangan (dijual), udeh itu buat kendaraan saya kan kemana-mana," katanya.

Meski begitu, Dede Sunandar mengaku tidak menyesal telah menjual mobil namun kalah saat maju menjadi caleg.

"Nggak pernah ada penyesalan. Kalo nggak terpilih nggak apa-apa, kan ada pembelajaran dari situ," akui Dede Sunandar

Dede Sunandar mengatakan, dirinya juga beberapa kali mencoba mengambil hati masyarakat dengan turun langsung ke lapangan saat masa-masa kampanye dengan uang pribadinya. 

BACA JUGA:

"Yang bisa kita ambil, gimana caranya kita bisa turun ke bawah ketemu sama masyarakat, keluhannya apa. Terus apakah nanti bakal disampaikan lagi ke atasannya. Contoh, saya di Bekasi ada warga yang sakit atau apa, banyak contoh yang kayak gitu lah. Kalo ada duit pribadi saat itu ya bantu, jangan nunggu duitnya dari mana," ujar Dede.

Dede mengatakan, dirinya termotivasi untuk maju sebai caleg karena melihat langkah politik Presiden Jokowi yang awalnya sebagai wali Kota Solo. 

"Awal mula nyaleg melihat politikus jaman dulu. Kayak pak Jokowi dari walikota, nah itukan ada tahapannya. Jadi harus belajar dulu kan," ucap Dede. (*)

Afdal Namakule
Penulis
-->