Kesehatan

Apa Sih Manfaat Kerokan? Berikut Cara dan Risiko yang Wajib Diperhatikan

fin.co.id - 20/02/2024, 04:04 WIB

Mengetahui Manfaat Kerokan, Cara, dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

!-- [if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-ID KO X-NONE !-- [if gte mso 10]>

FIN.CO.ID - Banyak orang memilih kerokan sebagai alternatif pengobatan karena dianggap praktis, ekonomis, dan efektif dalam meredakan gejala masuk angin.

Ingin mengetahui lebih lanjut tentang manfaat dan risiko kerokan? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Alat yang Digunakan dan Cara Melakukan Kerokan

Umumnya, terapi tradisional memerlukan alat khusus. Alat yang digunakan untuk kerokan biasanya memiliki ujung pipih dengan permukaan yang halus agar kulit tidak teriritasi.

Di Indonesia, berbagai alat digunakan untuk kerokan, seperti koin, batu giok, hingga bawang merah. Selain alat-alat tersebut, minyak juga merupakan komponen penting yang diperlukan dalam proses kerokan.

Mengetahui Manfaat Kerokan

Dilaporkan oleh situs Kementerian Kesehatan, terdapat sejumlah keuntungan yang bisa diperoleh dari praktik kerokan untuk kesehatan, di antaranya adalah sebagai berikut.

BACA JUGA:

1. Mengurangi Gejala Masuk Angin

Kerokan dianggap sebagai cara yang efektif oleh masyarakat Indonesia untuk mengurangi gejala yang disebut "masuk angin", meskipun istilah ini tidak dikenal dalam terminologi medis. "Masuk angin" sering kali merujuk pada kondisi tidak nyaman seperti pegal-pegal, sakit kepala, atau gejala flu.

2. Membantu Meringankan Gejala Perimenopause

Kerokan juga diyakini dapat membantu meredakan gejala perimenopause, fase transisi sebelum menopause pada wanita. Perimenopause sering kali disertai dengan gejala seperti kelelahan, gangguan tidur, menstruasi tidak teratur, dan hot flashes. Kerokan dianggap dapat membantu meredakan ketidaknyamanan tersebut, mempercepat pemulihan tubuh.

3. Mengatasi Pegal

Efek ini disebabkan oleh kemampuan kerokan dalam memberikan peregangan pada otot yang tegang, sehingga dapat mengurangi pegal dan ketegangan pada leher serta bahu.

Mega Oktaviana
Penulis
-->