Marshel menyebut dirinya datang ke Kejari Luwu Timur untuk memberikan keterangan dan dokumen yang diminta oleh penyidik.
"Tentu sebagai warga negara yang baik, kami datang memenuhi sesuai panggilan Kejaksaan. Kami memberikan keterangan dan dokumen yang dibutuhkan," ujar Marshel Tristan di Kantor Kejaksaan Negeri Luwu Timur, sepeti dikutip dari https://harian.fajar.co.id pada Rabu, 10 Januari 2024.
Namun, Marshel belum menginformasikan secara detail dokumen apa yang diberikan kepada penyidik Kejari Luwu Timur.
Apakah dokumen yang terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) atau penerima negara di sektor pajak, Marshel belum menjawab secara tegas.
"Belum bisa sampaikan. Karena proses ini masih berlanjut. Itu bisa ditanyakan ke Kejaksaan. Sebagai warga negara dan sebagai badan hukum, kita dimintai keterangan ya kita datang," papar Marshel.
BACA JUGA:
- Kasus Korupsi Izin Pertambangan PT Sendawar Jaya, Kejagung Periksa Seorang Pengacara
- Bahlil Sebut Kontrak Izin Usaha Pertambangan Freeport Hampir Dipastikan Diperpanjang
Yang jelas, lanjut Marshel, pihaknya memberikan keterangan terkait hak, tugas dan kewajiban PT Vale Indonesia. Selain itu, Kejari Luwu Timur diyakini dapat obyektif setelah pihaknya memberikan keterangan.
Kepala Kejari Luwu Timur, Yadyn saat dihubungi https://harian.fajar.co.id mengaku masih melakukan pemeriksaan.
"Masih dalam proses penyelidikan. Penyidik masih mengambil keterangan. Sudah 20 saksi yang dimintai keterangab," tegas Yadyn.
Dia juga membenarkan, pihak yang diminta hadir memberikan keterangan adalah salah satu Direktur PT Vale Indonesia. Termasuk orang dari bagian keuangan.
Seperti diketahui, PT Vale Indonesia memiliki 5 orang direksi. Mereka adalah:
- Presiden Direktur : Febriany Eddy
- Wakil Presiden Direktur : Adriansyah Chaniago
- Direktur : Bernardus Irmanto
- Direktur : Vinicius Mendes Ferreira
- Direktur : Abu Ashar
Sebelumnya, ada salah satu direktur PT Vale yang mengundurkan diri. Yaitu Matt Cherevaty.
Dia mengajukan pengunduran diri sejak 8 September 2023 lalu dan direstui oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Matt Cherevaty diangkat sebagai Direktur Perseroan pada RUPS Tahunan pada 5 Mei 2023.