News . 02/11/2023, 20:44 WIB

'Dosa-Dosa' Siman Bahar Alias Bong Kin Phin: Palsukan Impor Emas 3.5 Ton Rp 189 Triliun, Ngakali SPT Pajak, Hingga Transaksi Jumbo

Penulis : Rizal Husen
Editor : Rizal Husen

Saat ini Siman Bahar alias Bong Kin Phin berstatus tersangka di KPK terkait dugaan korupsi impor emas tahun 2021. Selain emas, Siman Bahar alias Bong Kin Phin juga bermasalah dalam urusan pajak. 

Berdasarkan penelusuran PPATK, Siman Bahar memiliki saham di PT BSI yang transaksinya sebesar Rp11,77 triliun. 

Tetapi, dalam laporan SPT kurun waktu 2017-2019, nilai yang dilaporkan lebih sedikit. Yaitu Rp11,56 triliun. 

Dugaan adanya pengemplangan atau mengakali pajak Siman Bahar ini juga disoroti Menteri Keuangan Sri Mulyani. 

BACA JUGA:

Menurut Sri Mulyani pihaknya akan tetap mengejar nilai pajak yang tidak dibayarkan oleh Siman Bahar.

Hal yang sama juga terjadi pada PT IKS yang juga milik Siman Bahar. PPATK mengungkap ada transaksi Rp4,8 triliun selama periode 2018-2019. Namun, SPT yang dilaporkan hanya Rp3,5 triliun.

Selain itu, Sri Mulyani juga menyoroti Siman Bahar yang diduga kuat memiliki transaksi jumbo hingga triliunan rupiah selama periode 2017-2019.

"Figurnya inisial SB. Dalam data PPATK disebutkan omzetnya mencapai Rp 8,247 triliun. Data dari SPT pajak adalah Rp9,68 triliun. Lebih besar di pajak daripada yang diberikan oleh PPATK,” kata Sri Mulyani pada Maret 2023 lalu.

BACA JUGA:

Siman Bahar Crazy Rich Pontianak

Siman Bahar (SB) alias Bong Kin Phin adalah Direktur Utama PT Loco Montrado (LM), perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dan pengolahan mineral. 

Siman Bahar lahir di Sungailiat, Bangka Belitung, pada 1967. Dia memulai karirnya sebagai pengusaha di bidang pertambangan timah pada tahun 1990-an. 

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id