Investor Pemula Wajib Tahu! Ini 9 Instrumen Investasi Risiko Rendah yang Bisa Dicoba, InsyaAllah Cuan

fin.co.id - 21/05/2023, 16:10 WIB

Investor Pemula Wajib Tahu! Ini 9 Instrumen Investasi Risiko Rendah yang Bisa Dicoba, InsyaAllah Cuan

Ilustrasi Investasi

Perusahaan peer to peer lending menyediakan platform atau aplikasi khusus yang akan menghubungkan kamu sebagai pendana dengan peminjam. Risiko investasi peer to peer hanya sebatas bila terjadi gagal bayar peminjam.

Biasanya, fasilitas ini digunakan oleh UMKM yang ingin mengembangkan usaha. Namun, ada juga yang mengajukan pinjaman untuk keperluan mendesak seperti biaya kesehatan, pendidikan, atau hal lain yang tak bisa ditunda. 

Selain mudah, terobosan ini cukup menarik karena peminjam tak merasa direpotkan dengan syarat pinjaman yang rumit dan beragam.

Bagi investor, platform berbasis online ini cukup menggiurkan karena return yang ditawarkan juga cukup besar. Apalagi platform ini sudah diawasi OJK, sehingga baik pemilik maupun peminjam dana tak perlu khawatir adanya transaksi ‘bodong’. 

Belum lagi platform P2P Lending akan menyeleksi secara ketat profil borrower yang mana akan sangat mengurangi risiko terjadinya gagal bayar di kemudian hari.

7. Investasi Obligasi Pemerintah

Investasi obligasi pemerintah, seperti ORI, sukuk, SBR, dan lainnya adalah investasi risiko rendah selanjutnya. Hanya risiko likuiditas. Contohnya investasi ORI, risiko likuiditas terjadi akibat penjualan ORI sebelum masa jatuh tempo. Kesulitan menjual ORI di pasar sekunder dengan harga jual wajar.

Pun dengan investasi SBR. Risiko likuiditas investasi ini karena tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder atau hanya bisa dipegang pembeli pertama.

8. Investasi Valuta Asing (Valas)

Investasi valuta asing adalah kegiatan penanaman modal dengan membeli mata uang asing. Membeli saat harganya murah, dan menjual ketika harga naik.

Selisih harga tersebut yang bisa menjadi keuntungan kamu dari investasi valuta asing. Meski kelihatannya sangat mudah, investasi valuta asing menuntut kamu rajin mengamati pergerakan kurs karena nilainya cenderung fluktuatif.

BACA JUGA:

9. Investasi Barang Antik

Selain sebagai sarana menyalurkan hobi, mengoleksi barang antik ternyata bisa dijadikan ladang untuk berinvestasi. Pasalnya, nilai jual barang antik tergolong tinggi, apalagi jika barang tersebut cukup unik dan langka. 

Admin
Admin
Penulis

FIN Biro Karawang Bekasi