Gelombang Kelvin Wave dan MJO Penyebab Tingginya Intensitas Hujan Akhir Tahun di Tanah Air, Apa Itu?

fin.co.id - 30/12/2022, 13:11 WIB

Gelombang Kelvin Wave dan MJO Penyebab Tingginya Intensitas Hujan Akhir Tahun di Tanah Air, Apa Itu?

Gelombang Kelvin Wave dan Rossby Equator

Dinamika lainnya, lanjut Dwikorita, yaitu terpantaunya pusat tekanan rendah di Australia dan fenomena seruakan dingin Asia serta arus lintas ekuatorial dalam beberapa hari terakhir yang masih cukup aktif.

BACA JUGA:Jangan Lengah, Jakarta Masih Dibayangi Cuaca Ekstrem

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem di Jakarta, Waspadai Pohon Rimbun di Pinggir Jalan Protokol

Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan bahwa saat ini sebagian besar wilayah Indonesia sedang menuju puncak musim penghujan yang diprediksi akan berlangsung pada Januari hingga Februari.

Prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG, kata dia, mengacu pada data keluaran model numerik cuaca.

"Puncak musim hujan secara umum diprediksikan terjadi pada Januari sampai Februari 2023, sehingga potensi hujan intensitas tinggi masih dapat terjadi hingga Februari 2023," kata dia.

Guswanto mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang kemungkinan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Potensi cuaca ekstrem dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi mulai dari banjir, genangan, banjir bandang, tanah longsor, hingga gelombang tinggi.

 

Admin
Admin
Penulis

FIN Biro Karawang Bekasi