News . 11/11/2022, 22:40 WIB
Selain jentik nyamuk, genangan air juga bisa jadi pengantar bakteri Leptospira yang memicu penyakit Leptospirosis.
Masyarakat juga perlu mewaspadai penyakit akibat nanjir di musim hujan kali ini.
Meskipun banjir di Jakarta tidak hanya disebabkan curah hujan tinggi.
BACA JUGA:Tak Perlu Malu-Malu, Capres-Cawapres 'Gagal' Punya Kesempatan Ikut Pilkada 2024
Luapan air dari kali juga menjadi penyebab banjir.
Terlebih, bila kondisi debit air di Bandung Katulampa, Bogor, sudah berada pada kondisi siaga 1.
Limpahan air yang mengalir hingga ke Pintu Air Depok, lalu ke aliran kali di wilayah Jakarta.
Permukiman penduduk sebagian wilayah Jakarta mengalami banjir hingga ketinggian air yang bervariasi.
BACA JUGA:Pemasok Bahan Baku Obat Bisa Jadi 'Dalang' Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak di Indonesia
Sebagian permukiman pun sudah ada yang berbenah pascabanjir.
Lumpur dan sampah sisa banjir tak dapat dihindari.
Sehingga setiap rumah yang kebanjiran harus dibersihkan kembali guna meminimalisasi dampak banjir.
Salah satu dampak dari bencana banjir yakni bermunculannya sejumlah penyakit.
BACA JUGA:Ditlantas Polda Metro Jaya Ungkap Kelemahan Tilang Elektronik atau ETLE
Beberapa penyakit pun rawan menjangkiti para korban banjir, mulai dari yang ringan hingga yang mematikan.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id