News . 11/11/2022, 22:40 WIB
Bagi korban banjir, selayaknya mengenali beberapa jenis penyakit pascabanjir yang dilansir dari hallodoc.com.
1. Diare
Lingkungan yang tidak langsung dibersihkan pasca banjir, dan kontaminasi bakteri yang terbawa oleh banjir pada makanan, dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya diare.
BACA JUGA:Diduga Maling Motor, Remaja 15 Tahun di Tangerang Babak Belur Jadi Bulan-bulanan Warga
Gejala diare pun bisa bervariasi, mulai dari sakit perut singkat dengan Buang Air Besar (BAB) tidak terlalu encer, hingga kram perut hebat yang disertai intensitas BAB yang cukup tinggi dengan disertai keluarnya lendir dan darah.
Jika tidak segera ditangani, bercak merah tersebut bisa melebar ke bagian kulit lainnya.
Penyakit ini tidak boleh dianggap remeh.
Sebab, data World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa setiap tahunnya ada hampir 2 juta anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia, meninggal akibat diare, dan 8,5 persen dari angka tersebut adalah anak-anak dari negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
BACA JUGA:Ditlantas Polda Metro Jaya Ungkap Kelemahan Tilang Elektronik atau ETLE
3. Leptospirosis
Leptospirosis merupakan infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri leptospira, yang biasa ditularkan melalui hewan.
Bakteri tersebut biasanya memasuki tubuh lewat kulit, melalui luka terbuka dan memar, atau melalui mata yang bersentuhan dengan air kotor yang mengandung bakteri leptospira.
Gejala penyakit ini adalah sakit kepala, nyeri otot, demam, dan pendarahan di paru-paru.
BACA JUGA:Pj Gubernur Heru Dilirik Cagub DKI? DPD PDIP Sebut Belum Punya Kandidat, Ini Alasannya
4. Kolera
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id